Woman on Top

“Presentation II”

‘Salam Senyum’

Menyambung tulisan saya di edisi sebelumnya yang membahas tentang presentasi, pada tulisan ini saya lanjutkan dengan beberapa hal penting. Hal ini semestinya dilakukan oleh seorang pelaku layanan ketika ingin menyempurnakan presentation skill, sebagai salah satu keterampilan yang dapat menunjang keberhasilan sebagai seorang  pelaku layanan.

“It is the way you express yourself, your company and your product.” Sebenarnya  keterampilan inilah  yang akan dapat mengekspresikan diri kita sendiri, perusahaan kita dan juga jasa atau produk yang akan kita jual. Seorang pelaku layanan ketika presentasi haruslah dibuat semenarik mungkin. Karena tujuan utamanya adalah agar para pelangan memahami, dan merasa tertarik untuk membeli jasa/produk yang kita tawarkan.

Kalau sering memperhatikan seorang pelaku layanan mempresentasikan sesuatu kepada pelanggannya, pasti banyak pelanggan yang ingin lebih jauh mengetahui produk tersebut. Namun, tidak sedikit yang terlihat bosan, tidak memperhatikan, dan ingin cepat-cepat mengakhiri pembicaraan dengan pelaku layanan.

Hal yang diperhatikan, yang pertama adalah. Bagaimana pelaku layanan selalu tersenyum saat berbicara. Nah…  dari setiap pelatihan yang kami lakukan, peserta sering merasa kesulitan dengan hal ini. Mereka tidak terbiasa berbicara sambil tersenyum. Padahal, ketika mereka berbicara sambil tersenyum akan jauh lebih kelihatan menarik.  Daripada berbicara, kemudian tersenyum, kemudian berbicara lagi, dan tersenyum. Mau mencoba? Silakan berlatih di depan cermin. (bedakan berbicara sambil tersenyum, dengan berbicara dan tersenyum).

Hal lain yang diperhatikan adalah gesture/bahasa tubuh. Ketika seorang pelaku layanan melakukan presentasi di depan pelanggannya, hal ini jangan sampai terlewatkan. Ketika duduk atau berdiri selalu dengan badan yang tegak. Lakukan dengan gesture terbuka, seperti membuka telapak tangan, tatapan mata fokus dan terarah, badan menghadap ke pelanggan, dan lain sebagainya.

Pernahkan kita mendengar cerita yang tidak memiliki ujung dan pangkalnya? Hal ini akan membuat presentasi tidak menarik. Seorang pelaku layanan dalam presentasi harus bisa runut. Seolah-olah ada pendahuluan, isi dan penutup. Presentasi yang runut selain menarik, juga akan membuat pelanggan akan lebih mudah untuk memahaminya.

Selain ketiga hal di atas penting bagi pelaku layanan ketika presentasi ada sesi ‘jeda’. Banyak kita lihat pelaku layanan ketika mempresentasikan produk bicaranya nyerocos, panjang lebar, tanpa melakukan sesi jeda. Padahal sesi jeda ini akan membuat presentasi kita lebih menarik. Jeda di sini bisa dilakukan dengan bertanya kepada pelanggan. Seperti contohnya, “Sampai di sini apakah Bapak/Ibu sudah dapat memahami?”, atau “Sampai di bagian ini boleh saya lanjutkan?” Kalimat- kalimat ini akan membuat para pelanggan dihargai, karena bisa saja mereka memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Ada yang sudah memahami dan ingin dipersingkat. Ada yang sama sekali belum memahami, jadi perlu diulang dan diberikan penekanan penekanan. Hal ini juga bisa dilakukan untuk mengurangi sikap seolah mendominasi sebuah pembicaraan.

Hal- hal tersebut di atas tentu harus dilatih agar para pelaku layanan mampu presentasi dengan baik di depan pelanggannya.  Berbicara sambil tersenyum, menampakkan gesture/bahasa tubuh  dengan badan tegak dan terbuka, bercerita yang runut sesuai urutan, dan yang terakhir berikan jeda dengan memakai kalimat-kalimat tanya.

Sudahkah para pelaku layanan di perusahaan kita memahami dan melakukan  hal tersebut di atas? Materi ini juga  terdapat dalam pelatihan dengan Sri Sumahardani Academy  dengan judul  ‘Serve With Love’ atau buku saya dengan judul ‘Service A La Carte’, serta materi-materi pelatihan yang lainnya,  seperti ‘Good Communication For Good Perfomance,’ ‘Great Personality,’ ‘Upgrade Your Selling Skill’  dan dua belas materi lainnya. Ingin mengetahui, memahami dan mengaplikasikan layanan ini di perusahaan /instansi Bapak/Ibu? Silakan hubungi kami, dan kami siap untuk membantu.

Salam 3SP

Salam Senyum Sang Penyihir

Sri Sumahardani

srisumahardani3sp@gmail.com

www.srisumahardani.com

To Top