Sekitar Kita

Bayi Kembar Empat Kedua Hasil Program Bayi Tabung RSU Prima Medika

RSU Prima Medika telah berhasil menyelesaikan program bayi tabung dari pasangan Kadek Upik Lilian Mahayanthi dan Nyoman Pasek Eka Suadnyana. Pasangan tersebut melahirkan bayi kembar empat dari program bayi tabung yang dilakukan di RSU Prima Medika.

Bayi kembar empat tersebut lahir pada Rabu (6/2) lalu. Bayi laki – laki pertama lahir pukul 07.51 Wita dengan berat badan lahir 2.330 gram dan panjang 47 cm.

Bayi laki – laki kedua lahir pukul 07.52 dengan berat badan lahir 1.960 gram dan panjang 43 cm.

Bayi laki – laki ketiga lahir pukul 07.53 dengan berat badan lahir 1.830 gram dan panjang 47 cm.

Bayi keempat berjenis kelamin perempuan dengan berat badan lahir 2.070 gram dan panjang 43 cm. Keempat bayi tersebut lahir secara sesar dan cukup bulan, sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.

Nyoman Pasek Eka Suadnyana menuturkan, ia menikah tahun 2014. Namun belum dikaruniai anak hingga usia perkawinan mereka 4 tahun. Berdasarkan informasi dari temannya yang juga sukses menjalankan program bayi tabung, ia kemudian datang ke RSU Prima Medika untuk berkonsultasi.

Tahun 2018, ia memulai program bayi tabung dan langsung berhasil. “Sampai saat ini ia tidak percaya memiliki anak kembar empat dari program bayi tabung,” tutur pria asal Karangasem itu, Sabtu (9/2). Keempat anak kembar ini merupakan berkah baginya karena dalam silsilah terdekat keluarganya tidak ada yang kembar.

Rencana bayinya diberi nama Putu Radevawiguna Pasmadinatha, Kadek Azkawiraguna Pasmadinatha, Komang Arsyanendra Pasmadinatha, dan Ketut Arsyaqianzy Pasmadinatha.

Setelah empat hari dirawat, istri dan anaknya telah diperbolehkan pulang, karena kondisi ibu dan anak dalam keadaan sehat.

Direktur RSU Prima Medika dr. Putu Dian Ekawati, MPH. mengatakan,
ini bayi kembar empat yang kedua dari hasil bayi tabung RS Prima Medika. Yang pertama lahir di RS Puri Bunda beberapa waktu lalu, dan yang kedua ini lahir di RS Prima Medika.
Proses persalinan hasil program bayi tabung ini ditangani oleh tim dokter spesialis kandungan yaitu, dr. I Ketut Putera Kemara, Sp.OG (K), dr. I Made Mahadinata Putra, Sp.OG., dr. Ida Ayu Indira Mandini Manuaba, M.Biomed., Sp.OG. Tim ini dipimpin oleh dr. Ilyas Angsar, Sp.OG (K) yang juga merangkap Ketua Tim Bayi Tabung RSU Prima Medika.

Penanganan kelahiran bayinya ditangani tim dokter spesialis anak yaitu Dr.dr. Kardana, Sp.A (K), dr. Eka Gunawijaya, Sp.A (K), dr. Ramajaya, Sp.A., dr. Dian Savitri, Sp.A.dan dipimpin oleh dr. Made Widia, Sp.A (K). Tim dokter yang lain juga dari dokter spesialis anastesi yaitu dr. I Made Gede Widnyana, Sp.An.,M.Kes., dr. I Gusti Agung Gede Utara Hartawan, Sp.An., MARS., dr. Cynthia Dewi Sinardja, Sp.An., MARS. dan dipimpin oleh dr Ketut Sinardja, SpAN ( KIC).

Dokter Dian Ekawati menegaskan, proses persalinan kehamilan kembar empat ini ditangani oleh Tim Dokter Kandungan, Anestesi, dan Anak yang berpengalaman dan kompeten dengan persiapan fasilitas peralatan medis dan sarana pendukung lainnya untuk mengantisipasi kegawatan dan risiko dari proses persalinan kehamilan kembar empat tersebut, seperti perawatan di NICU untuk bayi dan ICU untuk ibu serta bank darah yang telah tersedia di RSU Prima Medika.

Wakil Direktur RSU Prima Medika dr. Putu Sarjana, Sp.OG (K) menambahkan, dari ketiga bayi laki – laki itu, satu bayi merupakan kembar identik.

Ia mengatakan, dari segi biaya, program bayi tabung di RSU Prima Medika dibandingkan rumah sakit yang lain di Indonesia, termasuk lebih terjangkau. “Meski murah, mutu layanan dan kualitas layanan tetap terjaga. Besarnya biaya untuk proses Bayi Tabung juga tergantung usia pasien. Semakin tua, semakin banyak biaya yang dihabiskan. Selain itu, semakin tua pasien tingkat keberhasilannya juga semakin turun. Namun di RSU Prima Medika, program bayi tabung yang merupakan salah satu unggulan rumah sakit tingkat keberhasilannya mencapai 53,7%,” jelasnya. (Wirati)

Paling Populer

To Top