Sekitar Kita

Pelatihan Caleg Perempuan di Kota Denpasar

Sebanyak 80 orang para calon legislatif (caleg) perempuan di Kota Denpasar mengikuti pelatihan untuk menghadapi Pemilu 2019, Jumat dan Sabtu, (8-9/2) di Denpasar.

Acara yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Pemeirntah Kota Denpasar bekerja sama dengan LSM Bali Sruti ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para caleg perempuan strategi dan proses dalam Pemilu 2019.

“Kami berharap, dengan pelatihan ini, para caleg perempuan dapat memahami strategi, proses, teknis, mengawasi dan mengamankan suara dalam Pemilu 17 April,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Pemerintah Kota Denpasar, I Gusti Agung Laksmi Darmayanti.

Ia mengatakan, walaupun disebutkan dalam UU Pemilu, jumlah quota perempuan sebanyak 30 persen, namun, jumlah tersebut belum terpenuhi. “Dalam Pemilu legislatif yang 2014, di Denpasar terdapat legislator sebanyak 45 orang. Hanya satu orang yang perempuan. Padahal, banyak para calon legislatif perempuan yang maju, namun, menagapa banyak yang gagal. Artinya, ada yang perlu dibenahi,” katanya.

Ia berharap, dengan pelatihan ini, dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di legislatif. “Kasus KDRT, kekerasan seksual, dan pernikahan dini masih tinggi. Dengan banyaknya legislatif perempuan tentu akan lebih banyak isu perempuan yang bisa didorong menjadi kebijakan untuk berdampak luas pada pembangunan,” kata Laksmi.

Ia sangat yakin, dengan banyaknya para perempuan sebagai anggota legislatif, kasus-kasus tentang perempuan akan dapat diminimalisasi. (Wirati)

Paling Populer

To Top