Connect with us

Jelita

Masyarakat Makin Peduli Kesehatan Kulit

Published

on

Bicara tren di dalam industri kecantikan, dipastikan setiap tahunnya selalu berubah. Lantas bagaimana dengan perkembangan kecantikan di Indonesia tahun ini. Tren apa yang akan muncul? Berikut penuturan I Dewa Gede Agung Manik S., M.Biomed., Sp.KK., salah seorang founder dan dokter di Braia Clinic.

Hingga kini, tren yang masih digemari adalah face countouring. Disamping itu, masyarakat juga semakin peduli menjaga kesehatan kulitnya. Sebab, mereka menyadari bahwa penampilan yang fresh dan segar adalah cara ampuh menumbuhkan rasa percaya diri.

Dikatakannya, konsumen industri kecantikan kini tengah didominasi oleh mereka yang mencari pengakuan sosial dan pribadi. Disini Braia Clinic menekankan pendekatannya kepada konsumen tidak hanya pada hasil dan produk, tapi juga meningkatkan trust serta brand awareness nya.

Begitu pula dengan media sosial saat ini, lanjutnya tidak hanya sebatas foto yang bisa diedit dengan berbagai aplikasi pada smartphone untuk terlihat lebih sempurna. Namun, instagram live , secara realtime pun menjadi tren yang semakin digandrungi banyak orang. Karenanya, kata dokter Manik didampingi dua orang dokter spesialis kulit lainnya untuk itulah Braia Clinic Spesialis Kulit dan Kelamin hadir sebagai new clinic kecantikan yang akan membantu menjaga penampilan mereka.

Advertisement

‘Braia Clinic’, yang resmi dibuka pada 23 September 2018 oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar ini, tidak hanya memberikan hasil, namun juga brand yang dipercaya serta sesuai dengan standar pemerintah. Disamping itu keberadaan Braia Clinic juga memberikan layanan untuk berbagai masalah kulit dan kelamin dari segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

BACA  Gaya Chic Scraf

‘Braia Clinic’ didirikan oleh tujuh orang dokter spesialis kulit dan kelamin, yang langsung praktik di klinik tersebut. Mereka adalah dr. Luh Made Budiani, M Biomed., Sp,KK., dr. I Dewa Gede Agung Manik S.. M.Biomed, Sp.KK, dr. Desak Made Putri Pidari, M.Biomed., Sp.KK., dr. Irene Tantia Utami, M.Kes., Sp. KK., dr. Yulia Trisna Wijaya, M.Biomed., Sp.KK., dr. Ni Made Dina Pranidya Ari, M Biomed., Sp.KK., dr. Ida Ayu Komang Utami Dewi, M.Biomed., Sp.KK.

Dalam kesemptan tersebut dijelaskan pula bahwa Braia Clinic’ dilengkapi dengan berbagia fasilitas dan mempunyai Sterlized & Hygiene Program untuk mencegah penularan HIV melalui sentuhan tangan dokter dan nurse serta alat-alat infeksious. Braia Clinic menggunakan sistem steril dengan alat bantu autoclave, spon & topi pasien yang hanya 1 kali pakai, Setiap ruangan mempunyai pun memiliki antiseptik khusus. (Sri Ardhini)

 

Advertisement
Continue Reading
Advertisement

Jelita

Pengguna Kosmetik Korea, Dua Brand Ternama Ini Hadir di Beachwalk

Published

on

Badung (cybertokoh.com) –

Sektor ekonomi mengalami goncangan hebat selama pandemi Covid-19. Namun, hal ini tak menyurutkan langkah Beachwalk Shopping Center untuk menghadirkan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Hadirnya Beachwalk 2 dengan beragam gerai lokal dan internasional siap memanjakan konsumen. Khusus pengguna kosmetik buatan Korea, kini dua brand ternama, Innisfree dan Laneige hadir dengan beragam produknya.

Winda Mahyuni, Marketing & Communications Head of Beachwalk Shopping Center menuturkan hadirnya Beachwalk 2 dengan beragam gerai membuat pilihan untuk belanja makin banyak. “Mulai dari brand lokal terkenal hingga brand internasional hadir di Beachwalk 2. Saat ini kami masih soft opening,” ujarnya disela-sela media gathering Senin (1/3).

Advertisement

Gerai-gerai baru ini dibangun dan ditata dengan indah mengelilingi area berkonsep terbuka yang disebut “Oasis Stage”. Berbagai kegiatan dan acara akan diadakan untuk memanjakan para pengunjung.

Selama pembukaan brand-brand baru, Beachwalk Shopping Center menghadirkan berbagai program menarik yang menambah semangat pengunjung untuk berbelanja.

Winda menambahkan pihaknya memiliki program Beachwalk To Go. Melalui layanan ini Beachwalk memanjakan pelanggan yang ingin berbelanja dari rumah saja tanpa perlu khawatir harus bepergian. Sederetan merek fashion, makanan dan kecantikan siap untuk melayani pelanggan melalui Layanan Pesan Antar Online (Online Delivery).

BACA  Wajah Kencang dan Remaja di Akhir Tahun

“Informasi lebih lanjut mengenai toko yang memberikan layanan ini berikut kontak yang bisa dihubungi, pelanggan bisa melihat pada website togo.beachwalkbali.com. Lebih mudahnya lagi, beachwalk juga menyediakan Layanan Personal Shopper untuk membantu pelanggan berbelanja di beberapa toko sekaligus dari rumah,” ujarnya.

Di tengah pandemi Covid-19, Beachwalk juga disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebagai upaya untuk melindungi keamanan, kesehatan dan kenyamanan pelanggan, protokol kesehatan diterapkan pula pada layanan-layanan online ini. Semua toko berikut staf selalu menjalankan aturan jaga jarak serta aturan kebersihan dan kesehatan ketika mempersiapkan pesanan sebelum mengirimkannya melalui layanan pengiriman apapun. (Ngurah Budi)

Advertisement

Continue Reading

Jelita

Mau Perawatan Kulit saat Pandemi Covid-19? Ini Solusi Indivara

Published

on

Denpasar (cybertokoh.com) –

Perawatan kulit dan kecantikan perlu dilakukan secara konsisten dan kontinu. Hal ini perlu dilakukan untuk tetap menjaga keremajaan kulit dan merevitalisasi kulit. Tetapi, di masa pandemi Covid-19 membawa perubahan gaya hidup masyarakat termasuk dalam hal merawat kulit dan kecantikan. Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Kadek Trisnadewi, M.Biomed, owner of Indivara Aesthetic, Senin (18/1).

Dokter Kadek Trisna menyebut jika perawatan kulit utamanya kulit wajah harus dilakukan secara rutin, sebab jika perawatan dilakukan ketika ada kerusakan maka untuk memperbaikinya akan sangat sulit. “Perawatan harus dilakukan secara rutin untuk mencegah berbagai permasalahan kulit, kalau sudah terlanjur ada masalah untuk mengembalikan akan sulit,” jelasnya.

Di tengah pandemi, banyak masyarakat yang lebih memilih melakukan perawatan di rumah. Bagi masyarakat yang ingin melakukan perawatan di klinik kecantikannya untuk tidak khawatir dan ragu, sebab pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar dan secara ketat. Sebelum pandemi, semua alat untuk melakukan perawatan selalu disterilkan sebelum digunakan, begitu juga setelah pandemi, penyeterilan lebih ditingkatkan. Ini dilakukan untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan pasien yang melakukan perawatan.

Advertisement

Selain mewajibkan pasien menggunakan masker bedah dan mencuci tangan, juga dilakukan skrining awal pencegahan Covid-19. Penggunaan alat-alat penunjang perawatan juga digunakan sekali pakai seperti bed sheet, shower cap dan spon. “Dulu kami pakai sprei dan handuk, tetapi sekarang kami gunakan yang sekali pakai, dan alat-alat kami sterilkan sesudah digunakan. Penggunaan APD juga diwajibkan untuk petugas yang menangani pasien,” ungkapnya.

BACA  Wajah Bercahaya dengan Yoga

Selain penerapan protokol kesehatan secara ketat, dokter Trisna juga membatasi pasien yang dapat berkunjung ke klinik. Pasien yang datang ke klinik adalah pasien yang membutuhkan penanganan dan tindakan secara langsung. Akan tetapi pasien yang hanya membutuhkan konsultasi tetapi tidak perlu melakukan tindakan langsung dapat memanfaatkan konsultasi secara online atau virtual. Cara ini memang telah dilakukan sebelum adanya pandemi untuk memudahkan pelayanan terhadap pasien yang sedang berada di luar kota atau luar negeri. Akan tetapi ketika berkonsultasi secara online ada pasien yang memerlukan konsultasi dan penanganan lebih lanjut, pasien akan diarahkan untuk datang ke klinik. “Saat pandemi intensitas konsultasi ini memang meningkat dari biasanya yang hanya dilakukan secara insidentil,” paparnya.

Untuk mencegah kerumunan, dokter Trisna juga mengarahkan pasien untuk melakukan perawatan dengan sistem booking sehari sebelumnya. Dengan sistem booking, tidak ada pasien yang menunggu di klinik. “Pasien datang bergantian karena kami bisa atur jadwal kehadirannya sehingga tidak memicu kerumunan di klinik,” tandasnya. (Wiwin Meliana)

Advertisement
Continue Reading

Jelita

Ini Tips Perawatan Wajah Sehari-hari

Published

on

cybertokoh.com – Saat ini kita lebih banyak berdiam diri rumah untuk menghindari penyebaran Covid-19. Mengerjakan tugas dan melakukan banyak hal dari rumah, namun bukan berarti perawatan kulit bisa diabaikan.

Berikut tips dari ahlinya, agar kulit tetap sehat dan cantik, pemilik DNI Skin Centre, DR. dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV

Menurut dr. Darma, dari semua skin care rutin, ada 3 step yang paling esensial yaitu : cuci muka, toning dan hydrating. Pastikan produk perawatan kulit yang Anda gunakan tidak menyumbat pori, biasanya produk ini ditandai dengan label “noncomedogenic.”

Selanjutnya lakukan langkah perawatan wajah berikut ini :
1. Cuci muka
Cuci muka dilakukan 2 kali sehari. Step ini, wajib alias tidak boleh dilewatkan. Cucilah wajah Anda terutama setelah berkeringat. Pemilihan sabun wajah dilakukan sesuai dengan jenis kulit. Pastikan Anda sudah mencuci tangan dengan sabun sebelum mulai mencuci atau menyentuh wajah

Advertisement

2. Toning
Kedua adalah dengan aplikasi toner ke wajah yang fungsinya menyeimbangkan keadaan kulit. Toner pertama kali berupa campuran alkohol yang ditujukan untuk mengurangi minyak pada wajah. Namun, seiring perkembangan zaman ada banyak sekali jenis toner yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit. Misalnya toner yang mengandung vit C atau E yang fungsinya menghalau paparan radikal bebas.

BACA  Christopher Salon Hadir di Bali

3. Moisturizer
Selanjutnya adalah dengan menggunakan mosturizer atau pelembab. Pelembab yang dipilih tentu sekali lagi harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Misalnya bentuk pelembab gel ditujukan untuk kulit berminyak.

Setelah melakukan tahap tersebu, lanjut dr. Darma gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30. Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah menjaga hidrasi tubuh dengan asupan cairan yang sesuai dengan berat tubuh. Dan, selalu menjaga kesehatan dengan olahraga rutin minimal 30 menit perhari yang akan memaksimalkan peredaran darah sehingga kulit akan semakin terlihat segar dan sehat. (Sri Ardhini)

Advertisement
Continue Reading

Tren