Sekitar Kita

Wifi Gratis di Desa

Seiring dengan kemajuan teknologi ini, maka Pemerintah Provinsi Bali pun tidak ketinggalan turut memfasilitasi warga dengan pemasangan wifi gratis pada sejumlah desa, agar dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat.

“Tahun 2018 sudah dipasang wifi gratis di 100 desa adat di Bali. Selanjutnya tahun depan 2019, akan dilaksanakan pemasangan 1.493 wifi gratis di beberapa desa adat lainnya. Kita akan menuju ‘Bali Smart Island’ dengan melakukan pemasangan wifi gratis di sejumlah desa adat,” kata Gubernur Koster pada acara silaturahmi dengan awak media  di Warung Be Sanur, Jumat (21/12).

Menurut Gubernur Koster, dengan langkah ini maka desa adat dapat lebih mudah mengakses dunia luar. Manfaat positif lain ialah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat memasarkan produk hingga ke berbagai belahan dunia, melalui dunia online.

Selain itu, untuk bidang kesehatan maka Gubernur Koster dengan merujuk Undang-Undang maka semua daerah di Bali akan mendapatkan fasilitas kesehatan hingga 95% Universal Health Coverage (UHC). Kecuali untuk daerah Badung dan Denpasar, yang telah melakukan UHC secara mandiri.

“Biaya anggaran UHC ini adalah Rp 352 miliar. Pembagian pembiayaan ialah 51% provinsi dan 49% kabupaten. Inilah terobosan yang akan kita lakukan pada tahun 2019,” katanya.

Terobosan lain di bidang kesehatan,  meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas di semua kabupaten/kota di Bali. Di mana tahun 2019, akan dikembangkan sistem riwayat kesehatan dengan program ‘Krama Bali Sehat’ (KBS) berbasis kecamatan.

“Layanan ini terintegrasi se-Bali. Sistem yang diberlakukan adalah pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Krama Bali Sehat (KBS). Sekarang ini sistem layanan kesehatan masih banyak keluhan, nah ini akan dievaluasi. (Wirati)

 

To Top