Sosialita

Rai Wahyuni: Bangkitkan Seka Gong Perempuan di Tabanan

Memulai dari hobi suka  berkesenian, perempuan bernama lengkap Ni Ketut Rai Wahyuni, S.H., membangkitkan kembali seka gong perempuan di Banjar Dauh Pala, Kecamatan Tabanan,  Kabupaten Tabanan.

Ketua PKK Kabupaten  Tabanan ini, sangat menyayangkan, seka gong yang sudah  berdiri sejak tahun 2000-an ini,  vakum begitu saja. Tahun 2017, ia mengambil inisiatif untuk mengajak para anggota seka gong perempuan di banjarnya tersebut, untuk kembali aktif.

Sesuai program pemerintah saat ini, Nangun Sat Kerthi Loka Bali,  ia juga ingin turut berkontribusi dengan mengajegkan seni dan budaya. Hal itu, ia mulai dari lingkungan tempat tinggalnya yakni di Banjar Dauh Pala.  Ia sangat bersyukur dan semakin semangat karena keinginannya sangat didukung para anggota seka gong perempuan.  “Walaupun awalnya saya tidak bisa megambel, tapi karena ada niat untuk ngayah, akhirnya, dalam waktu satu bulan  saya sudah bisa pegang terompong,” ujarnya sembari tersenyum.

Usaha istri Komang Sanjaya ini,   tentu tak mudah.  Ia berusaha keras belajar dan menyisihkan waktunya di sela kesibukan sebagai istri Wakil Bupati  Tabanan dan beberapa jabatan yang disandangnya, berbagi waktu untuk  latihan. “Mungkin karena saya suka seni, baik itu menari, menyanyi, dan mendengarkan musik gamelan, membuat saya cepat bisa mengerti dan memahami  intruksi pelatih,” ujar ibu dua putri yang sudah beranjak dewasa ini.

Bagi Rai Wahyuni, keinginan ngayah yang begitu keras, adalah salah satu motivasinya untuk segera bisa mengambel dan ngayah ke Pura-Pura. Disamping menyalurkan hobi, dengan ngayah, ia sekaligus memohon keselamatan dan kesehatan, selain bagi dirinya sendiri, keluarga, dan juga masyarakat Tabanan.

Ia bangga, pertamakali pentas, dalam acara piodalan besar di Pura  Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Kemudian, merambah ke Pura Petali, dll. Ia berkeinginan juga bisa ngayah megambel di Pura Batukaru, namun, niatnya belum kesampaian.  “Keinginan saya  bersama anggota lainnya, ingin ngayah ke seluruh pura yang ada di Bali, bahkan sampai ke Jawa,” katanya penuh semangat.

Ia memang khusus belajar megambel untuk rentetan upacara, mulai dari  gamelan pembukaan, pemendetan, dan penutup karena tujuan untuk ngayah.

Selain megambel, Rai Wahyuni, juga  piawai menari rejang renteng.  Dalam kegiatan upacara, selain menunjukkan kepiawaiannya menepak terompong, ia juga ikut ngayah menari. “Kalau belajar menari rejang, hanya waktu dua kali latihan sudah bisa,” katanya, saat ditanya awal belajar menari.

Ia menuturkan, saat muda, ia adalah seorang penari sehingga tak sulit baginya kini untuk menari rejang, walaupun usianya sudah tak muda lagi.

Saat bertugas sebagai Ketua PKK, ia sekaligus memotivasi para ibu di kabupaten Tabanan untuk mengelorakan seka gong perempuan. Ia mengaku salut karena sebagian besar, seka gong perempuan sudah berdiri di Kota Tabanan. Itu menandakan, para perempuan yang sebagian besar bekerja, juga tetap aktif di banjarnya untuk mengajegkan seni budaya.

Ia sendiri mencontohkan di dalam seka gong  Jaya Smerti yang ia pimpin. Berbagai profesi yang disandang para anggota seka gong perempuan. Namun, mereka saling harmonis untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan seni dan budaya. Ia sendiri juga menuturkan, walaupun seorang istri pejabat, ia tetap berbaur dengan masyarakat. “Saya tidak ada jarak karena saya menempatkan diri sebagai krama banjar. Bergaul dengan  siapa saja dan saling akrab. Saya juga tidak mau dibedakan,” tuturnya.

Ke depan, ia juga sedang memikirkan kaderisasi kepada generasi muda, khususnya kaum remaja putri agar menyukai seni megambel.

Tips Sehat

Di tengah kepadatannya beraktivitas, Rai Wahyuni punya kiat khusus agar tetap sehat dan bugar. Ia berbagi resep,  rutin mengonsumsi madu tiap hari dan melakukan treadmill minimal 30 menit. “Saat baru bangun, saya  minum air hangat  3 gelas saat perut kosong. Ini saya sebut terapi air hangat,” ucapnya.

Banyak makan sayur dan buah juga kebiasaan yang rutin dilakukannya untuk menjaga agar tubuhnya fit dalam beraktivitas. Selain itu, minum teh hijau dua gelas tiap hari  dan memperbanyak minum air putih juga tak lupa dilakukan menunjang penampilannya agar tetap prima. (ast)

 

Paling Populer

To Top