Kuliner

Restoran Bebek Timbungan Siap Manjakan Lidah Konsumen

Tingginya permintaan menu Bebek Timbungan di restoran yang terletak di Secret Garden Village Bali, menjadi latar belakang dibukanya restoran Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine di Jalan Sunsetroad, Kuta.  “Kami siap melayani dan memanjakan lidah konsumen para pencinta kuliner.  RestoranBebek Timbungan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 – 23.00 WITA,” jelas Vice President Secret Garden Village Ana Dewi Permana.
Dulu, Bebek Timbungan hanya dihidangkan pada ritual-ritual upacara adat Bali. “Dalam naskah kuno Dharma Caruban Salah satu menu Bali yang paling tradisional dalam upacara ritual adalah timbungan,” imbuh  Head Chef Ida Bagus Udiana pada acara launching Bebek Timbungan yang ke 2, Kamis (14/11).
Ia mengatakan, timbungan berasal dari kata “embung” atau “timbung” yang memiliki arti bambu. Jadi, Bebek Timbungan adalah hidangan daging bebek yang dimasak dengan bumbu basa genep (racikan bumbu utama khas Bali) menggunakan bilah bambu. “Restoran Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine ingin memperkenalkan menu Bebek Timbungan sebagai menu andalan. Hadirnya restaurant ini berangkat dari sebuah keinginan untuk terus melestarikan filosofi keanekaragaman makanan khas Bali,” imbuhnya.
Sebagai rumah makan yang menjunjung warisan leluhur, estoran Bebek Timbungan berkomitmen menyajikan menu khas dan istimewa yang dihidangkan dengan mempertahankan komposisi dan cara pengolahan sesuai dengan resep para leluhur tempo dulu. Menyuguhkan berbagai menu tradisional Bali dengan interior bernuansa budaya Bali modern.
Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine menyajikan suasana Bali banget. Interior didesain kembali dengan suasana alam baik dari bentuk warna dan material. Bangunannya sesuai dengan karakter orang Bali yang hangat, rendah hati dan berjiiwa elegan. “Restaurant ini memiliki dua lantai dilengkapi dengan fasilitas meeting dengan kapasitas 215 seat. Dilengkapi sound sistem dan lantai bawah khusus untuk menikmati aneka menu. “Makan disini terasa Bali banget, karena semua ornament sesuai dengan alam,” jelasnya. (Wirati)

To Top