Sekitar Kita

Pengukuhan Bunda PAUD Provinsi Bali

Penyiapan generasi emas harus bermula dari keluarga dengan menyiapkan kesehatan dan pendidikan karakternya.  Sebenarnya peran sebagai bunda baik di rumah ataupun di sekolah, peran perempuan tetap merupakan garda terdepan dalam pembentukan kokohnya karakter seorang anak. Demikian disampaikan Putri Suastini Koster, di sela-sela Pengukuhannya sebagai  Bunda PAUD Provinsi Bali, Rabu ( 14/11).  “Setelah dikukuhkan menjadi Bunda PAUD, maka ada tanggung jawab cukup besar yang menanti,” ujarnya.

Terkait dengan itu, pihaknya sangat mendukung ketika Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, menawarkan gagasan untuk menumbuhkan pendidikan terintegrasi yang pusat kegiatannya dilakukan di banjar. “Namanya Si Pintar, Sistem Pendidikan Terintegrasi, yang dilakukan di banjar, sehingga memaksimalkan fungsi banjar ke depan nanti,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan harus ada skema yang dituangkan dalam kebijakan dalam membangun PAUD ini.   Ke depan, akan dibuatkan Perda sekaligus untuk memperkuat desa adat agar dapat mendirikan PAUD Hindu.

Ia menilai PAUD ini sangat penting dan strategis karena cikal bakal membangun SDM Bali yang unggul.  “Kualitas anak-anak justru ditentukan 70% ketika anak-anak usia dini  4-6 tahun.  Jadi kita harus serius membangun PAUD ini. Kompetensi dan jati diri serta moral ditanamkan sejak dini agar  mereka bisa bersaing di era globalisasi,” ujar Gubernur Koster

Dalam pengukuhan PAUD tersebut, para undangan dihibur oleh  anak-anak dari PAUD Desa Panjer dan tari kreasi Monyet Ceria yang dibawakan IGTKI Cabang Gianyar. (Wirati)

 

 

Paling Populer

To Top