Sekitar Kita

Gebyar IVA Tes dan Sadanis

Pelepasan balon sebagai tanda dibukanya IVA Tes dan sadanis

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali menggelar “Gebyar Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara melalui IVA Test dan Sadanis, di Wantilan  Gedung Pers. K. Nadha, Denpasar, ( Jumat ( 9/11).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mengatakan,  seorang ibu adalah benteng keluarga karena ibu yang sehat akan menentukan kuatnya sebuah keluarga.

Ia menilai, zaman dulu, ketika tahun 1970-an, perempuan jarang terkena penyakit kanker.  Malah, tahuan 1930-an, ibu-biu jarang pakai bra mahal.  Artinya, ada pemicu akar yang harus dicari mengapa saat ini banyak perempuan terkena kanker serviks dan payudara.

Menurutnya, perempuan rentan dengan kanker.  Sayangnya penderitanya datang dalam stadium lanjut.  Ia juga sangat menyayangkan, selain tidak tahu, para perempuan kadang merasa malu untuk memeriksakan diri. Maka dari itu, diperlukan upaya untuk menumbuhkan kesadaran, dan  pemahaman, khususnya agar lebih awal  mencegah dengan  cara mendeteksi secara dini.

Ia berharap, dengan gebyar deteksi dini kanker serviks dan payudara melalui IVA Test dan Sadanis, dapat membantu masyarakat. “Saya mengajak seluruh PKK di kabupaten kota untuk terus menyosialisasikan deteksi dini kanker  serviks dan payudara,” kata Putri Koster.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, pemeriksaan IVA tes dan sadanis ini akan terus digencarkan sebagai upaya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.  “Di Bali sampai saat ini pencapaian deteksi dini kanker serviks dan payudara  tertinggi di Indonesia. Secara nasional pencapaian IVA test 9,6 %. Sementara, untuk di Bali sampai bulan Maret sudah mencapai  26,6 % dari seluruh sasaran perempuan usia 30 tahun-50 tahun. Jumlah perempuan yang sudah melakukan IVA tes sekitar 600 ribuan,” ujarnya.

Dalam rangka Hari kesehatan Nasional dilakukan gebyar  ke seluruh Bali menyasar 6000 perempuan. “Dalam acara gebyar hari ini (Wantilan Gedung Pers K. Nadha) ditargetkan 300 orang,” jelasnya.

Ia berharap, di tahun 2019, target 80% perempuan untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara bisa dicapai.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ketua Dharma Wanita Provinsi Bali, Ketua TP PKK se-Kab/Kota di Bali, dan undangan lainnya, juga dilakukan kegiatan donor darah oleh PMI. ( Wirati)

 

To Top