Buleleng

Dua Jabatan Formasi di Kabupaten Buleleng Sepi Peminat

Kepala BKPSDM mengumumkan hasil Seleksi CPNS Tahun 2018 Kabupaten Buleleng

Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  tahun 2018 di Kabupaten Buleleng  diumumkan melalui portal (http:/bkpsdm.bulelengkab.go.id) secara resmi, Senin (22/10).  Alhasil, dari 5607 jumlah pelamar di Kabupaten Buleleng hanya 4424 pelamar yang lulus dan memenuhi syarat. Sisanya sebanyak 1183 pelamar dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi syarat. Kegagalan Pelamar CPNS ini disebabkan karena adanya syarat yang telah ditentukan tidak dipenuhi oleh pelamar. Syarat tersebut di antaranya, tidak diunggahnya surat pernyataan bermaterai, tidak dilampirkannya surat akreditasi, surat lamaran tidak ditujukan kepada Bupati Buleleng, IPK kurang dari 2,75, dan kualifikasi pendidikan tidak sesuai jabatan formasi.

Seperti diketahui, Pemkab Buleleng telah menetapkan formasi. Jumlah formasi di Pemkab Buleleng sebanyak 332 dengan rincian, Tenaga Honorer eks. K2 sebanyak 11 orang, Tenaga Guru sebanyak 158 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 126 orang, dan Tenaga Teknis sebanyak 37 orang. Setelah dinyatakan lolos di seleksi administrasi, pelamar harus bersiap untuk mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT).

Ini diumumkan langsung Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Gede Winawa, S.H. saat mengadakan jumpa pers bersama media. Jumpa pers ini diselenggarakan di Rumah Makan Ranggon Sunset, Singaraja, Senin (22/10). Dalam kesempatan itu, Kepala BKPSDM didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan, S.Stp., M.M.

Kepala BKPSDM I Gede Wisnawa, S.H. menjelaskan, estimasi pelamar yang masuk perhari ada sebanyak 150 sampai 300 pelamar. Wisnawa mengungkapkan, dalam susunan formasi ini, Guru Kelas menjadi jabatan yang yang paling banyak dilamar. “Perhari ini pelamar sudah bisa melihat pengumuman melalui portal SSCN dan website BKPSDM. Kita juga sudah tempel pengumumannya di Kantor BKPSDM jadi pelamar bisa datang ke kantor BPSDM,” katanya.

Gede Wisnawa menambahkan, pelamar yang lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu nomor peserta ujian melalui portal SSCN pada tanggal 23-25 Oktober 2018. Ia mengatakan, Pelamar yang tidak lulus bisa melihat alasan kenapa tidak lulus seleksi di portal SSCN. Wisnawa mengaku masih menunggu keputusan Panitia Seleksi Nasional untuk jadwal dan lokasi tes CAT. “Untuk lokasi dan jadwal tes CAT akan kita umumkan segera setelah ditetapkan oleh panitia seleksi nasional,” ungkapnya.

Dengan gugurnya ribuan pelamar, Wisnawa mengatakan peluang pelamar di masing-masing formasi juga semakin besar sehingga seleksi pun nantinya akan dilakukan sangat ketat. Dari 332 formasi yang dibutuhkan, formasi yang paling banyak mendapat peminat adalah tenaga pendidik yaitu mencapai 3013 pelamar. Akan tetapi,  dari banyaknya pelamar, dua formasi sepi peminat bahkan hingga pengumuman hasil seleksi diumumkan dua jabatan formasi itu kosong. “Dua jabatan formasi yang kosong pelamar yakni Dokter Spesialis THT Ahli Pratama, dan Spesialis Radiologi Ahli Pratama,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top