Hobi

Blue Bear Usung “Green Skatepark Movement”

Destinasi untuk pecinta skateboard hadir di Banjar Kutuh, Desa Sayan, Ubud. Kombinasi sarana olahraga, musik, seni, pendidikan, dan kuliner ini bisa didapatkan di Blue Bear. Lokasi ini menjadi tempat yang sempurna untuk mereka yang mencari nuansa alam dan seni tetapi jauh dari kemacetan.

“Skatepark yang ada di Blue Bear Sayan, Ubud ini menjadi yang pertama mempromosikan green skate movement. Gerakan ini merupakan sebuah inisiatif dimana para skater dapat mengakses lapangan hanya dengan membawa 10 sampah plastik untuk ditukarkan menjadi tiket masuk. Waste for skate,” ujar Komang Priyatna Suardi, Direktur Blue Bear Bali disela-sela pembukaan Blue Bear, Sabtu (6/10).

Ia menambahkan pihaknya berusaha mengedukasi anak- anak mengenai kepedulian lingkungan. Salah satunya dengan peduli sampah plastik. Sampah-sampah plastik ini kemudian dibawa ke Yayasan Sayan Hidup, yayasan yang dikelola banjar setempat.

Selain skate park, Blue Bear juga memiliki Kult, Italian Bar and Kitchen. “Saya bersama partner dari Italia memang sengaja menyajikan kuliner khas Italia di Kult, salah satunya piadina, flatbeard paling populer di Italia,” imbuh Priyatna.

Kult juga menawarkan beragam menu lokal Indonesia yang diolah secara homemade dan disajikan dengan menggunakan bahan-bahan segar dan alami untuk menciptakan resep-resep orisinil.

“Kami ingin Blue Bear dan Kult menjadi tempat generasi muda untuk berkarya dan berkreasi demi masa depan yang lebih baik. Kami juga ingin memperkuat konsep pemberdayaan manusia dimana mereka dapat mengasah kemampuan baru tiap hari, melayani sepenuh hati, dan saling mencintai,” ungkap Priyatna.

Usai pemotongan pita, acara grand opening Blue Bear juga dimeriahkan dengan kompetisi skateboard. (Ngurah Budi)

Paling Populer

To Top