Life Story

Kisah Mengharukan Putri Ariani, Penyanyi Tunanetra

Menjadi salah satu penyanyi resmi pendukung Asian Para Games 2018 merupakan kebanggaan tersendiri bagi Putri Ariani penyanyi cilik yang tunanetra sejak lahir. Baginya adalah hal membahagiakan jika dunia bisa melihatnya bernyanyi meski dirinya tidak dapat melihat dunia.

“Putri memang tidak bisa melihat dunia, tapi Putri ingin dilihat dunia bahwa anak-anak difabel bisa dan mampu berkarya,” ungkap penyanyi cilik bernama lengkap Ariani Nisma Putri ini. Ia mengaku sangat bahagia, terharu dan bangga, karena tidak menyangka diberi kesempatan untuk menyanyikan lagu Song of Victory, official theme Asian Para Games 2018. Dalam menyanyikan lagu ini, Putri berkolaborasi dengan penyanyi papan atas seperti Maudy Ayunda, Armand Maulana, Once Mekel, dll.

Lagu ini, kata Putri yang kini berusia 12 tahun bercerita tentang kesetaraan dan penghapusan diskriminasi untuk penyandang difabel seperti dirinya. “Semoga suara Putri bisa membangkitkan semangat para atlet yang akan berjuang khususnya dan teman-teman difabel pada umumnya. Semoga teman-teman difabel lebih percaya diri lagi untuk menjadi dirinya sendiri dan meraih mimpi setinggi-tingginya,” kata pemenang Got Talent 2014 ini.

Kisah Putri boleh dibilang adalah sebuah kisah mengharukan dari seorang anak tunanetra. Putri lahir saat usia kandungan ibunya baru enam bulan. Karena kelahiran prematur, Putri pun terpaksa harus menginap di inkubator selama tiga bulan. “Ternyata setelah keluar dari rumah sakit ada masalah pada penglihatannya. Ada kerusakan pada mata, Putri tidak bisa melihat,” ungkap sang ayah, Ismawan Kurnianto. “Dulu dokter sempat bilang, mau pilih mana ibunya atau anaknya. Saya pikir Tuhan pasti punya rencana dengan kejadian ini,” tambahnya.

Putri telah memperlihatkan bakat menanyinya sejak usia dua tahun. Kala itu, Putri sudah mampu meniru lagu secara tepat. Sebagai orangtua, tentu dirinya dan istri, sangat mendukung bakat anaknya. Karena itu ketika Putri ingin ikut ajang Indonesia Got Talent 2014, ia pun mendukung, meski ketika itu Putri baru berusia delapan tahun. Tak sia-sia, Putri dengan suara emasnya mampu tampil cemerlang dan menundukkan hati para juri yang selalu memberinya aplaus setiap kali habis bernyanyi.

Penyanyi kelas dunia seperti Anggun C Sasmi dibuatnya tercengang ketika dengan suaranya yang merdu menyanyikan lagu hits Beyonce berjudul ‘Listen’. Padahal lagu ini tergolong sulit. Kepada Putri, Anggun pun menyatakan salutnya, karena dirinya pun kesulitan menyanyikan lagu Beyonce itu. “Tapi nyatanya Putri bisa membawakannya dengan sangat baik,” ujar Anggun terharu.

Sejak memenangkan ‘Got Talent 2014’, Putri Ariani pun mulai mewarnai panggung-panggung hiburan Tanah Air. “Saya bersyukur memiliki anak seperti Putri. Ada satu kata yang membuat saya sangat terharu yakini, ‘Pa, walaupun Putri nggak bisa melihat, tapi Putri ingin bisa dilihat (menyanyi) oleh banyak orang,” tutur Kurnianto.

Putri masih perlu banyak belajar termasuk dalam hal peningkatan kualitas suara untuk bisa eksis di industri musik Indonesia. Itu sebabnya Putri yang piawai bermain piano, berlatih dengan keras. Obsesi Putri adalah dikenal oleh masyarakat secara luas. Ini bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga memberi motivasi kepada teman-temannya penyandang disabilitas untuk bisa percaya diri dan menghasilkan karya. (Diana Runtu)

To Top