Kuliner

Grand Opening Kagu Ra Autentic Japanese Cuisine

Tak banyak restoran Jepang di wilayah Nusa Dua.  Apalagi,  beberapa hotel  bintang lima, hanya beberapa saja yang memiliki  restoan Jepang. Hal inilah yang dilirik Rai Armini. Dengan memilih lokasi   yang sangat stategis di daerah Nusa Dua, ia membuka  restoran Jepang dengan nama “Kagu Ra Autentic Japanese Cuisine”.

Menurut Pemilik Area  Sikut Satak  di Kawasan Bali Collection, Nusa Dua ini, selain menyajikan  bahan utama masakan  Jepang yang fresh, ada kelebihan  lain yang diusung restoran yang berlokasi di  Jalan Pantai Mengiat, Kawasan ITDC Lot RA 7, Nusa Dua ini. “Kami menyajikan Teppanyaki  dengan chef khusus dari Jepang,” kata Rai Armini saat Grand Opening, Selasa (28/8).

Ia menilai, memang semua restoran Jepang memiliki menu sama, namun, ada yang membedakannya yakni aksi chef saat menyajikan Teppanyaki.  Teppanyaki adalah salah  satu cara memasak makanan Jepang di atas plat besi atau teppan. Bahkan, para tamu yang makan, bisa duduk di sampingnya, untuk menonton aksi chef sekaligus  menikmati makanannya. “Aksi chef yang sedang memasak ini tentu menarik tamu untuk datang. Inilah kelebihan Kagu Ra Autentic Japanese Cuisine,” katanya.

Untuk pasar kosumen, ia memang tak menampik, lebih banyak turis asing. Walaupun ada juga turis lokal, namun prosentasenya lebih sedikit.

Ia juga menambahkan, ada beberapa menu pilihan yang menarik, selain aneka sushi, ada juga spesial beef yang sangat enak dan lembut. “Semua bahan-bahan utama kami pilihkan yang spesial dan segar. Kami mengutamakan kualitas untuk bahan utama.  Apalagi, kami juga menggunakan wagyu yang kami impor dari luar,” ujarnya.

Rai menambahkan, restoran ini menampung 120 orang dengan satu ruangan VVIP untuk 10 orang. Selain menikmati lezatnya makanan Jepang yang disajikan, tamu bisa memilih areal untuk duduk. Ada juga beberapa tempat duduk di sediakan di areal taman, yang ingin lebih santai saat menikmati makanan.

Restoran yang berada dalam satu  areal gedung yang diberi nama Kenja atau yang berarti  permata ini, di lantai 2 dibangun Art Market yang menampung  produk para UKM Bali.  Selain itu, akan dilengkapi juga dengan spa. Rencananya, Bulan September Art Market akan diresmikan.   Jam buka dari restoran ini mulai pukul 11 sampai 23.00.  “Kami sangat berharap, keberadaan restoran dan Art Market  ini dapat menjadi  pilihan bagi para tamu IMF untuk menikmati waktunya di Bali. Seperti arti dari Kagu ra  itu sendiri yang berarti Dewa Kebahagiaan semoga  tamu yang datang bisa menikmati kebahagiaan atau kepuasan setelah makan dan berbelanja di sini,” kata Rai Armini.

Hidemaru Hodaka menambahkan, masakan spesial yang disajikan di Kagu ra adalah ikan ekor kuning yang langsung didatangkan dari jepang. “Rasa ikan ini sangat lembut karena hidupnya di perairan dalam,” ujar lelaki usia 66 tahun ini.

Hidemaru Hodaka adalah seorang chef masakan Jepang yang sudah lama melintang dalam urusan masak.  Bahkan, ia sudah tinggal selama 39 tahun di Indonesia dan sangat fasih berbahasa Indonesia.  Ia sempat bekerja  di Singapura. Di Bali, ia sudah menetap sejak lima tahun lalu.

Ia mengaku merasa senang tinggal di Bali, karena tidak macet. Sebelumnya, Hidemaru pernah bekerja di beberapa hotel di Nusa Dua.

 

To Top