Sekitar Kita

30 Kepala LPD Ikuti Pelatihan Kompetensi

Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD Provinsi Bali dan Badan Kerjasama (BKS) LPD Bali bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Jakarta, menggelar pelatihan kompetensi untuk 30 orang kepala LPD pada angkatan pertama. Pelatihan yang diselenggarakan di Hotel Nirmala, Denpasar ini berlangsung selama 5 hari, mulai Senin, 6 s.d. 10 Agustus 2018.
Ketua BKS-LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. mengatakan, pelatihan ini merupakan kegiatan perdana yang sebagai tindak lanjut dari perencanaan yang sudah dirancang sejak Mei lalu. Pelatihan yang digelar selama 5 hari ini, nantinya diakhiri pula dengan uji kompotensi. “Untuk angkatan pertama kami sertakan 30 orang. Selanjutnya akan ada 3 angkatan pada tahap pertama ini, yang hingga 20 Agustus nanti akan dilakukan uji komptensi,” ungkapnya, sembari mengatakan target ada sekitar 800 kepala LPD yang disertifikasi dengan ketentuan memiliki aset di atas Rp1 miliar.
Diungkapkannya, keberhasilan kegiatan yang untuk pertama kali dilakukan ini juga merupakan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali. Dia mengatakan, dari awal perancangan sertifikasi ini yang bekerjasama dengan LP-LPD sudah membentuk tim, komitmen, perumusan hingga verifikasi dengan mendapatkan persetujuan oleh Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali.
Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan guna meningkatkan kredibilitas LPD. “Masyarakat memang yang memiliki LPD, namun kredibilitas LPD sangat diperlukan untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat melalui peningkatan SDM. Selain itu kegiatan ini juga kami selenggarakan sebagai upaya menyikapi persaingan lembaga keuangan ke depan,” ujar Cendikiawan.
Kepala LP-LPD Provinsi Bali I Nyoman Arnaya, S.E., dalam hal ini sebagai penyelenggara kegiatan, menjelaskan pelatihan ini menggunakan 5 modul dengan materi di antaranya, penerapan manajeman SDM, penerapan sistem administrasi LPD, penerapan pengelola keuangan dan kinerja LPD, manajemen resiko serta menyusun rencana kerja dan rencana anggaran LPD. Sumber dana yang digunakan merupakan dana pemberdayaan yang disetorkan oleh LPD setiap tahunnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, penyelenggaraan kegiatan yang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Jakarta ini pun mengikuti aturan secara nasional. “Dalam hal ini kita sudah memiliki standar khusus untuk LPD dan telah terdaftar di Departemen Tenaga Kerja Jakarta. Peraturan sudah ada, dan kita laksanakan sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2017,” ungkapnya.
Sementara itu, Karo Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, I Nengah Laba, S.H. yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut menyampaikan, dengan diadakannya sertifikasi ini diharapkan mampu membawa LPD menjadi lebih maju. “Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi saat ini, tentunya SDM LPD membutuhkan pengembangan agar mampu mengikuti perubahan,” tandasnya. (Inten Indrawati)

Paling Populer

To Top