Pelesir

Farmhouse Lembang ‘Melihat Eropa dari Dekat’

Ingin berlibur ke Eropa tapi dana terbatas? Jangan khawatir, anda bisa datang ke Farmhouse, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Di sana anda bisa menemui suasana Eropa. Mulai dari bangunannya, cafe juga daerah pertanian.  Jika masih kurang afdol maka anda pun bisa tampil seperti  ‘wong londo’  lengkap dengan kostum khasnya baik wanita maupun pria.

Caranya? Cukup menyewa kostum yanga harganya Rp75.000  per 2 jam. Dengan kostum dari berbagai negara di Eropa kamu bebas keliling areal Farminghouse sambil berfoto ria. Kalau masih merasa kurang juga, bisa ditambah dengan aksesoris rambut palsu warna pirang. Nah dengan kostum plus perlengkapan tersebut, anda akan tampil persis seperti orang Eropa. Menarik, kan?

Sebenarnya hal menarik di Farmhouse bukan hanya ‘melihat Eropa’ dari dekat tapi banyak view lain yang juga tak kalah menarik. Salah satunya adalah Rumah Hobbit yang dihuni manusia mungil yang konon berasal dari New Zealand. Pernah nonton film The Hobbits atau The Lord of the Rings, nah Rumah Hobbit dibuat seperti dalam film itu.

Nah, untuk menyaksikan bagaimana rumah kaum Hobbit itu, anda bisa datang dan masuk ke dalam serta berfoto-foto ria.  Hanya saja harus sabar mengantri karena banyak pengunjung yang juga ingin masuk ke sana. Bagi yang malas mengantri, akhirnya merasa cukup hanya berselfie ria di depan Rumah Hobit.

Buat yang gemar berfoto ria, Farmhouse boleh dibilang sangat keren karena banyak spot menarik. Bisa dibilang hampir semua sudut dan bagian dari tempat ini keren sebagai latarbelakang foto. Taman-taman bunganya, bangunan-bangunan uniknya, pemandangan alamnya, dll.

Farmhouse sebagai lokasi wisata memang tengah ngehits dalam beberapa waktu belakangan ini. Tak heran kalau pengunjung tempat wisata ini terus meningkat waktu demi waktu.  Membludaknya pengunjung bukan hanya di hari libur bahkan di hari biasa pun penuh. “Tempatnya keren ‘bingittt’ tapi harus sabar karena menuju lokasi sangat macet,” ungkap Grace yang mengaku sudah berkali-kali berkunjung ke sana.

Bicara macet memang menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola tempat wisata itu. Padahal asal tahu saja, pihak pengelola sudah menyediakan areal parkir yang cukup luas yakni 1,5 hektar. Namun agaknya areal parkir tak mampu menampung mobil-mobil pengunjung yang datang.

GEMBOK CINTA FAVORIT KAUM MUDA

Farmhouse pertama kali beroperasi tahun 2015 namun kala itu kondisinya belum sesempurna sekarang.  Harga tiket masuk cukup terjangkau yakni Rp25.000. Tiket itu bisa ditukar dengan segelas susu segar aneka rasa. Silahkan pilih mau rasa coklat, strowbery atau rasa original. Nah dengan modal beli tiket Rp25 ribu itu kita bisa keliling arena Farmhouse.

Tidak jauh dari pintu gerbang utama anda akan menjumpai kawasan ‘Gembok Cinta’. Inilah salah satu tempat favorit pengunjung khususnya kaum muda. Anda bisa membeli gembok aneka warna kemudian mencantolkannya di pagar yang kini telah dipenuhi puluhan ribu gembok. Konon, agar cinta pasangan tetap abadi maka kunci gembok dilempar di kolam mata air yang telah tersedia di sana.

Selepas dari sana, masih banyak lagi view menarik dan sangat instagramable. Tak ketinggalan pemandangan alam Lembang yang asri dan segar, bukit Lembang yang jelas terlihat dari areal Farmhouse. Tak perlu khawatir kelelahan karena areal wisata yang kita kelilingi lumayan luas, karena ada banyak bangku yang siap diduduki.

Nah untuk anak-anak usia 10 tahun ke bawah juga ada arenanya. Salah satunya adalah Mini Zoo alias Kebun Binatang kecil. Tidak ada binatang buas di sana, yang ada adalah hewan-hewan lucu seperti kelinci, burung, iguana, anak sapi, domba yang imut, dll.

Pengunjung bisa memberi makan kepada hewan-hewan ini, tapi bukan makanan sembarangan. Makanan hewan-hewan itu bisa dibeli di konter khusus, seperti wortel, dll. Untuk anak sapi, bisa dibelikan sebotol susu yang harganya Rp 20.000.  Anak-anak bisa memberi susu pada anak-anak sapi itu.  Dari kegiatan anak-anak memberi makan hewan, orangtua bisa sekaligus mengajarkan pada anak-anaknya tentang hewan yang dimaksud.

Begitu juga domba. Hanya saja, kegiatan memberi makan domba biasanya dilakukan oleh remaja yang sudah cukup umur ataupun orang dewasa. Karena dombo-domba lucu itu bertubuh besar dan dibiarkan bebas berkeliaran di arena yang dikelilingi pagar. Domba-domba ini tidak menyerang tapi akan membuntuti pengunjung yang membawa wortel.  “Domba-domba ini setiap enam bulan sekali dicukur bulunya,” ungkap petugas penjaga domba.

Jika sudah puas berkeliling dan lapar menyerang, jangan khawatir karena di sana ada pusat kuliner ‘Backyard Kichen’. Disana anda bisa memilih aneka makanan berat dan ringan sesuai selera. Harganya? Jangan kuatir, harganya cukup bersahabat antara Rp30-65 ribu. (Diana Runtu)

 

 

 

Paling Populer

To Top