Sudut Pandang

Pegang Kemudi Bergantian

Putu Dewi Puspitawati, S.E.,M.M.

Menikmati liburan akhir semester kurang lengkap rasanya jika belum dibarengi dengan pergi ke suatu tempat rekreasi. Anak-anak akan merasa senang jika diajak untuk berkunjung ke tempat menarik yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Hal tersebut juga yang dilakukan oleh Putu Dewi Puspitawati, S.E.,M.M.

Memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah membuat Dewi sapaan akrab perempuan ini harus meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk menemani buah hati. Dewi yang saat ini menjabat sebagai Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Buleleng mengatakan sangat mempunyai waktu untuk liburan bersama. Hal tersebut dikarenakan kesibukan antara dirinya, suami dan anak yang berbeda-berbeda. “Kalau ada waktu yang lama untuk liburan baru kami pergi ke suatu tempat tetapi kalau tidak biasanya kami habiskan liburan di rumah saja,” katanya.

Dewi dan keluarga sangat menyukai liburan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata yang berhubungan dengan alam. Bahkan dirinya sering mengajak suami dan anaknya mencoba dunia petualangan dengan mendaki gunung. “Kami lebih suka pergi ke objek-objek wisata yang bersentuhan langsung dengan alam seperti mendaki gunung,” jelasnya.

Meskipun suka pergi ke tempat-tempat yang jauh, Dewi dan keluarga lebih suka menyetir sendiri. Menyetir sendiri saat liburan dirasa lebih bebas dan leluasa tanpa harus terikat dengan waktu dan sopir. Dirinya pun tidak menampik jika risiko mengemudi di jalan raya sangat besar. Banyak kasus kecelakaan terjadi akibat kesalahan manusia salah satunya rasa kantuk saat perjalanan.

Beruntung, suami yang biasanya memegang kemudi dapat digantikan oleh dirinya dan juga sang anak. “Kebrtulan saya dan anak bisa nyetir jadi kalau suami mengantuk bisa diganti dan istirahat dulu. Jadi kalau perjalanan jauh nyetirnya bisa gantian,” paparnya.

Walaupun demikian, perempuan kelahiran 10 September 1972 tersebut tetap memilih wasapada untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sebelum melakukan perjalanan jauh, Dewi selalu memastikan kondisi badan selalu fit dan jika rasa kantuk tidak dapat tertahankan ia lebih memilih untuk berhenti sejenak sembari menghilangkan rasa kantuk sebelum kembali melakukan perjalanan. “Jika memang sedang ngantuk lebih baik mobil dipinggirkan dulu sambil minum dan menghilangkan rasa ngantuk baru lanjut lagi,” ungkapnya.

Selain mempersiapkan diri, ia juga menghimbau untuk selalu memerhatikan keamanan berkendara dengan selalu mematuhi  rambu-rambu lalu lintas dan selalu menggunakan safety riding. Bahkan untuk kenyamanan perjalanan ia pun selalu melakukan pemeliharaan dan pengecekan terhadap kendaraan. “Sebaiknya sebelum melakukan perjalanan kendaraan juga harus dicek baik itu bensin dan mesin yang harus dibawa ke bengkel sehari sebelumnya,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top