Edukasi

Program PLN Mengajar Tingkatkan Wawasan Masyarakat Terhadap Ketenagalistrikan

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, PLN melaksanakan program PLN Mengajar untuk memberikan pengetahuan tentang kelistrikan kepada anak-anak dengan menyasar sekolah-sekolah di Bali Utara. Kegiatan yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan kepada siswa dan masyarakat serta meningkatkan wawasan mengenai ketenagalistrikan  di lakukan di SD Negeri 1 Bubunan, Seririt, Senin (13/06).

Ditemui usai acara, Manajer Area Bali Utara I Gusti Made Aditya San Adinata menyatakan bahwa program PLN Mengajar akan rutin dilakukan setiap semester menyasar anak-anak SD sampai SMA untuk memberikan pengetahuan tentang kelistrikan, Lingkungan Hidup dan K3L. “Selain wawasan tentang ketenagalistrikan, kami juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan seperti pengelolaan sampah, pentingnya penghijauan. Sesuai salah satu misi PLN yaitu Menjalankan Kegiatan Usaha Yang Berwawasan Lingkungan,” ungkapnya.

Dalam paparannya,  Aditya memberikan pengetahuan mengenai asal mula listrik dan sumber-sumber dari pembangkit listrik dan sharing pengetahuan tentang kesehatan dengan memperagakan cara mencuci tangan yang benar dan higienis. Selain itu Aditya juga mengajak anak-anak untuk tetap peduli terhadap pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah dan memberikan himbauan untuk bermain layang-layang jauh dari jaringan Listrik. “Kami memberikan pengetahuan kelistrikan secara dini yaitu menyasar anak SD karena mereka ini yang paling rawan dengan bahaya listrik. Apalagi anak-anak SD yang suka main layang-layang ketika layang-layangnya ada pada sumber listrik mereka tahu apa yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama,  Manajer Rayon Seririt Ida Bagus Darma Yudanta memperagakan simulasi Bali Simpatik (Bahaya Simulasi paket Tenaga Listrik) dengan memperagakan jaringan listrik tertimpa pohon, layang-layang  dan penjor nyangkut di jaringan listrik sehingga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahaya yang ditimbulkan jika pohon ataupun penjor menyentuh jaringan listrik.

Sementara itu, Kepala sekolah SD N 1 Bububan Ketut Sudiarta menyatakan sangat bangga dan apresiasi terhadap program PLN mengajar ini karena sudah peduli dengan pendidikan dan generasi anak bangsa serta dapat memberikan tambahan ilmu kepada anak-anak didiknya sehingga paham akan manfaat dan bahaya listrik. Beliau berharap program ini bisa rutin dilaksanakan PLN di sekolahnya. “Mudah-mudahan dengan program PLN mengajar ini, anak-anak kami lebih paham dengan manfaat dan sumber-sumber kelistrikan. Begitu pun dengan dapat pengetahuan dini tentang hal-hal yang dilakukan untuk menghindari bahaya listrik,” tutupnya.

Selain, menyasar SD Negeri 1 Bubunan, program PLN Mengajar sebelumnya juga sudah dilaksanakan di SMAN 1 Singaraja. (Wiwin Meliana)

 

To Top