Dara

Album Ketiga Motifora Tampil Beda

Sejak awal kemunculannya di blantika musik Bali, nama Motifora memang patut diperhitungkan. Bagaimana tidak, setiap kali me-launching album, Motifora selalu berhasil memikat hati para penikmat musik dengan single-single andalannya. Ya tentu hal ini karena Motifora selalu menampilkan sesuatu yang berbeda dan berwarna dalam setiap karyanya.

Sabtu, (5/5) dengan mengambil lokasi di Krisna Beach Street, Pantai Penimbangan, Motifora Band resmi meluncurkan album ketiganya yang bertajuk 2117. Tunick, sang vokalis mengatakan keselurahan materi album sudah disiapkan dan dikonsep serta mulai pengumpulan lagu sejak 2017 lalu. Meskipun keseluruhan sudah tuntas Maret lalu, namun baru dirilis 5 Mei kemarin untuk mendapatkan momen yang pas bertepatan dengan hari jadi band asal Desa Munduk ini. Dalam launcing album ketiganya itu, juga dihibur musisi asal Buleleng seperti Ake Buleleng, Sunda Kecil, Copa Rock Turn, Kalimasada Band, dan Lastana Band. Selain itu, juga diisi dengan pengenalan video klip lagu Inspirasi sebagai single andalan.

Dalam album ketiga, Motifora telah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk para penggemarnya. Sebagaimana berulang kali disampaikan dalam tiap penampilannya, akan ada yang baru dan berbeda di album Motifora kali ini. “Dari segi musik, album ini tentunya tidak lepas dari dua album single Motifora sebelumnya. Tapi, sekarang kami lebih berani menambahkan unsur-unsur rock dan disko. Jadi bisa dibilang untuk album ini temponya medium beat. Kalau dibandingkan, 40% slow dan sisanya 60% ngebeat,” ujar Tunick.

Ditambahkan, bahwa album 2117  yang diproduksi di bawah bendera Def Studio memuat 11 lagu, 10 di antaranya lagu baru dan satu lagu dari album pertama “Cahaya Hati” yang diaransemen ulang menjadi akustik disko dan dibawakan dengan lirik lagu berbahasa Bali, dengan judul baru ”CH20”. Sementara, lagu lainnya, yaitu Inspirasi, Tetep Metimpal, Majujuk Di Langit, Kanti Numadi, 2117, Ajahin Beli, SELPI, Put Your Hands Up, Curhat Pok Neh, dan lagu berbahasa Indonesia berjudul Ruang Mimpi. “Di album ini tidak terlalu banyak pihak yang terlibat, tapi untuk album ini kami melakukan recording, mixing dan mastering di tempat yang berbeda dari album Motifora sebelumnya,” imbuhnya.

Targetnya, album ini bisa diterima oleh pecinta musik Bali dan kembali lagi mencoba dengan target yang sama, yaitu mampu mengimbangi pencapaian album pertama di tahun 2015 yang sempat booming. (Wiwin Meliana)

 

To Top