Komunitas

Promosikan Buleleng melalui Volkswagen

Agus Patriadi

Setiap orang punya cara masing-masing untuk membahagiakan diri sendiri. Biasanya hal yang membuat orang bahagia adalah dengan melakukan sesuatu yang dia sukai. Hobi masing-masing orang berbeda mulai dari yang ekstrim, unik, bahkan yang mahal. Salah satu komunitas dengan hobi unik adalah Komunitas Volkswagen Buleleng.

Ketua Umum Komunitas Volkswagen Buleleng Agus Patriadi mengatakan komunitas VW terbentuk sekitar setahun lalu bermula dari kecintaan para anggota terhadap mobil Volkswagen. Awal kegiatan para anggota hanya melakukan touring bersama dengan keluarga akan tetapi dengan bertambahnya anggota maka dibentuklah komunitas Volkswagen Buleleng. “Awalnya hanya seka demen, tetapi karena banyak yang masuk anggota maka kami beri wadah pecinta mobil ini,” jelasnya.

Agus Patriadi sendiri mengatakan begitu mencintai mobil keluaran Jerman tersebut karena keunikan yang dimiliki. Jika mobil pada umumnya memiliki mesin yang berada di depan maka berbeda dengan mobil VW yang memiliki mesin di belakang. Selain itu, keunikan lain dari mobil VW menggunakan pendingin alami dari udara tidak menggunakan pendingin air seperti mobil produksi Jepang. “Keunikan itulah yang membuat saya dan teman-teman begitu menggandrungi mobil VW ini, disamping karakter simpel, suara, dan kenyamanannya yang tidak kalah dari mobil pada umumnya,” jelasnya.

Agus Patriadi menuturkan jika saat ini pencinta mobil klasik ini semakin banyak dari anggota yang berjumlah belasan, saat ini sudah berjumlah 33 orang yang tergabung dalam komunitas. Untuk mendapatkan mobil VW dia mengatakan membeli mobil bekas sehingga perlu dilakukan perawatan khusus dari mesin dan bodi. “Karena sudah berumur lama sehingga perlu perawatan khususnya di bodi,” jelasnya.

Setelah terbentuk selama setahun, untuk pertama kalinya Komunitas Volkswagen Buleleng menggelar acara Buleleng Volkswagen Lover dengan melibatkan sekitar 350 mobil Volkswagen dari Jawa dan Bali. Dengan mengambil tema “The hidden Paradise of North Bali”, kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari tangga 4-5 Mei di lapangan Bhuana Patra Singaraja menjadi agenda promosi wisata Bali Utara. Berbagai jenis VW ikut dalam ajang itu mulai dari jenis VW beetle alias VW kodok, VW combi, serta VW 181 alias VW safari atau yang dikenal juga dengan VW camat. Namun, di antara kendaraan klasik itu nampak pula VW modern seperti VW Caravelle.

Sejumlah kegiatan mengisi acara tersebut, mulai foto contest, pertunjukkan band, hingga touring dengan mengunjungi beberapa Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Buleleng. Agenda touring ini juga sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Buleleng kepada pecinta kendaraan VW Jawa.

Sebagai agenda promosi pariwisata, pihaknya berharap dengan terselenggaranya Buleleng Volkswagen Lovers dapat mengenalkan pariwisata yang ada di Buleleng kepada peserta Volkswagen yang berada di luar Bali. “Peserta yang dari luar Bali tentu belum mengenal Buleleng secara detail sehingga melalui event ini kami berharap dapat mengenalkan potensi yang dimiliki Bali Utara,” tandasnya. (Wiwin Meliana)

 

 

To Top