Woman on Top

Karang Lansia Rahayu: Dendangkan “Masa Tua Bahagia”

Pagi itu, suasana di Salon Agung begitu ramai. Sebanyak 27 lansia yang berusia 65 tahun hingga 80 tahun itu disulap menjadi cantik dan anggun dengan balutan busana tengkuluk lelunakan oleh tim Salon Agung. “Mereka ini grup paduan suara lansia Desa Dangin Puri Kangin. Saya senang melihat mereka bersemangat sekali, dan hanya dengan membantu merias saya bisa support mereka,” ujar pemilik Salon Agung, Dr. Dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, M.M.

Di tengah canda gurau itu, tampak sekali kegembiraan mereka yang hari itu, Jumat (4/5) tampil beda. Grup Paduan Suara Karang Lansia Rahayu Desa Dangin Puri Kangin ini akan melakukan syuting di Bali TV menyanyikan 2 lagu, yakni “Mars Desa Dangin Puri Kangin” dan lagu “Masa Tua Bahagia”.

Ketua Karang Lansia Rahayu Desa Dangin Puri Kangin, Anak Agung Gede Kertanegara menyampaikan, para lansia melihat program ini di Bali TV, dan ada keinginan mereka untuk tampil disana agar Mars Desa Dangin Puri Kangin ini lebih dikenal secara luas.

Gung Aji Kerta—demikian sapaan akrabnya, menuturkan, di Denpasar, Karang Lansia Rahayu Desa Dangin Puri Kangin ini adalah karang lansia pertama di desa. Sebelumnya, kelompok-kelompok karang lansia adanya di banjar-banjar. “Nama itu pun diberikan oleh Bapak dan Ibu Wali Kota Denpasar,” imbuhnya.

Karang Lansia Rahayu Desa Dangin Puri Kangin terbentuk sejak tahun 2014. Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah yang mengharuskan di masing-masing desa ada karang lansia. Kegiatan rutin karang lansia ini di antaranya olahraga, senam, dan setiap 3 bulan sekali dilakukan pemeriksaan kesehatan, baik medis maupun herbal yang dipusatkan di Banjar Kertha Bhuwana  di Jalan Trijata, Denpasar.

Program lainnya, dilakukan juga kegiatan pasar murah, penyuluhan-penyuluhan terkait hidup sehat yang menghadirkan tenaga medis (dokter) diisi dengan pencerahan tentang fisiolog, psikiatri, dan tentang kehidupan lansia, maupun tata hubungan antara lansia dengan menantu dan cucu. “Hal ini yang kerap menjadi konflik dalam rumah tangga. Karena itu, untuk menghindari terjadinya hal itu kami memberikan penyuluhan dan pencerahan, termasuk melakukan pasar murah, kunjungan ke panti jompo, dan ke depannya kami juga merencanakan pemeriksaan kesehatan di Klinik Sadajiwa di Sembung, Badung, klinik khusus lansia,” paparnya.

Karang Lansia Rahayu Desa Dangin Puri Kangin ini terdiri dari 7 banjar, yakni banjar Kreneng, Kreneng Kaja, Mertanadi, Merta Rauh, Merta Rauh Kaja, Kertha Bhuwana, dan Kertha Bhuwana Kaja. Dari 7 banjar ini, lansia (mulai 60 tahun ke atas) yang terdaftar sebanyak 290 orang. Walaupun, untuk setiap kegiatan yang dilakukan, kehadirannya bervariasi, sesuai dengan waktu dan kesibukan mereka.

Dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan ini, Gung Aji Kerta berharap agar lansia-lansia ini kembali ke masanya, bertemu dengan teman-teman, dan bisa saling bertimbang rasa. Selain memenuhi aturan pemerintah, tujuan lain dari terbentuknya karang lansia ini diupayakan agar para lansia ini terhindar dari kesibukan di rumah.

Anggotanya, tak hanya purnabakti pegawai saja, tapi juga ibu-ibu rumah tangga. “Ini yang lebih banyak kami rangkul agar mereka/lansia tetap bahagia,” ucapnya. Grup paduan suara ini dikatakannya lagi, tak ada yang melatih secara khusus. Lagu Mars Desa Dangin Puri Kangin ini diciptakan Komang Darmayuda atas prakarsa Perbekel. “Pak Komang Darmayuda juga sudah beberapakali hadir melihat penampilan para lansia ini,” tandasnya. (bns/ten)

To Top