Kolom

“(Taksu) Perak Bali”

Salam Unique

Setiap daerah di Bali selalu mempunyai ciri khas kerajinannya. Khusus untuk kerajinan perak banyak kita temui hasil karya yang unik, dan tentu mencerminkan kekhasan daerah masing-masing. Sebenarnya kerajinan perak banyak juga kita temui di luar daerah Bali, seperti di Makassar, Aceh, Yogyakarta dan daerah lain di Indonesia. Ciri khas setiap kerajinan ini mempunyai misi budaya yang diambil  dan dicetuskan  dalam bentuk perhiasan perak yang memiliki mewakili daerah masing-masing.

Bali adalah salah satu daerah yang mempunyai ciri khas, mempunyai keunikan khususnya adat dan budayanya yang berperan penting ketika orang mewujudkan karya dengan membuat perhiasan perak. Bali mempunyai kekhasan tersendiri dalam desain perak. Hal ini terlihat diaplikasikan dalam bentuk ornamen-ornamen Bali. Dan, sampai saat ini desain-desain tersebut sangat mendunia dan sangat digemari oleh pasar perhiasan mancanegara, baik di Amerika, Eropa maupun negara-negara lainnya.

Nyoman Eriawan, pemilik UC Silver yang  terkenal mempunyai talenta lebih  dan sudah berpengalaman di bidang ini memberikan gambaran bahwa era keemasan perhiasan perak di Bali terjadi dari tahun 1980-an sampai tahun awal 2000-an. Saat itu  perhiasan perak di Bali mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kala itu campur tangan serta pengaruh desain dari  luar negeri sudah banyak terjadi. Hal ini disebabkan karena para pembeli yang berasal dari mancanegara  membawa seleranya masing-masing, untuk dikombinasikan dengan sentuhan desain Bali.

Pada saat itu Bali menjadi salah satu  primadona untuk perhiasan perak. Alasan pertama karena saat itu dunia juga mengalami perkembangan pesat dalam kerajinan dan perhiasan. Kemudian, dampaknya sampai ke Bali karena Bali adalah salah satu destinasi wisata dunia. Yang kedua, karena setiap orang yang berkunjung ke Bali selalu ingin membawa oleh-oleh/gift  yang mencirikan tempat dan budaya Bali. Maka, kerajinan klasik Bali berupa benda-benda tradisional sangatlah digemari. Inilah yang mendasari dan membuat para perajin  lebih giat untuk berkarya.

Banyak orang berpendapat, mulai tahun 2008 kerajinan perak mengalami penurunan,  seiring dengan terjadinya krisis yang dialami dunia. Begitu pula, Nyoman Eriawan yang sangat konsen menggeluti industri perak menyatakan, kalau   melihat  kenyataan  banyaknya alih fungsi lahan yang dulu mereka mengembangkan usaha kerajinan perak dan sekarang menjadi fungsi yang lain seperti  rumah makan, pakaian, dan lain sebagainya, menandakan kerajinan perak mengalami penurunan, tidak seperti di era sebelumnya.

Namun dibalik itu, UC Silver sebagai indusri perak yang  sudah mendunia selalu melakukan inovasi dalam berkarya. Baik dari segi desain, mempelajari lebih dalam tentang pasar perhiasan, dan terus mencari trendsetter dunia perhiasan khususnya yang berbahan baku perak. Inilah yang menyebabkan sampai saat ini UC Silver selalu berkembang sesuai dengan selera pasar bahkan sudah menjadi salah satu destinasi wisata wajib bagi para wisatawan. (bersambung)

Apa saja yang akan kami tulis untuk kolom ini selanjutnya. Nantikan tulisan kami setiap dua minggu sekali,  kami akan hadir di kolom ‘I AM UNIQUE’ yang membagi informasi secara detail  tentang UC Silver. Bagaimana cara memilih kualitas perhiasan, bagaimana keunikan dari desain yang tercipta, sampai ke filosofi dari masing-masing karya yang terbentuk. Jika ingin melihat langsung gallery dan workshop UC Silver,  silakan kunjungi kami di Jalan Raya Batu Bulan Gg Candrametu nomor 1 Batu Bulan, Gianyar 80582. No telp (0361) 461511  Atau kunjungi website kami di www.uc-silver.com

I am Unique I am Happy

UC Silver Bali

info@ucsilverbali.com

 

To Top