Woman on Top

IGA Supartiwi: “Black Garlic”

Camat wajib untuk mendorong desa-desa di wilayahnya memaksimalkan potensi dan membuat produk unggulan. Hal inilah yang dilakoni Camat Penebel, Tabanan IGA Supartiwi. “Kami siap memfasilitasi pengurusan legalitas serta memperkenalkan produk unggulan ke pameran-pameran di kegiatan yang dilakukan pihak kecamatan maupun kabupaten. Dengan dukungan ini semoga bisa mendorong desa untuk membuat produk unggulan sehingga bisa memajukan perekonomian masyarakat di desa tersebut,” ujarnya.

Selama ini Kecamatan Penebel terkenal sebagai daerah penghasil beras merah dan beras hitam di Tabanan. Produk pertanian ini selain dalam produk beras juga telah diolah menjadi produk olahan seperti teh maupun jajanan. Baik beras merah maupun beras hitam telah menjadi produk unggulan di Penebel untuk meningkatkan pendapatan masyakarat dan sudah dipasarkan secara luas.

Saat ini di kecamatan Penebel sedang dikembangkan produk “Black Garlic”. Supartiwi menjelaskan tanaman hortikultura ini merupakan bawang putih Bali. Sentra produksinya ada di Desa Babahan. Desa ini mengembangkan bawang putih menjadi bawang fermentasi yang disebut “Black Garlic” yang berfungsi untuk kesehatan.

Meski sudah memiliki kemasan yang baik namun menurut Supartiwi, pihaknya mendorong Desa Babahan untuk mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).  Dengan adanya PIRT, maka produk akan diakui kualitasnya dan bisa dipasarkan ke ranah yang lebih luas. “Jika ada PIRT maka kandungan yang ada di dalam produk diketahui, terjamin dan dipastikan kualitasnya. Sehingga bisa dipasarkan lebih luas,” tegasnya. (Wira)

 

To Top