Dara

Musisi dan Seniman Buleleng Kompak Gelar Aksi Sosial

Kabar sakitnya seniman Susik Bondres menyita perhatian berbagai pihak. Tidak terkecuali para seniman dan musisi Bali. Setelah aksi sosial penggalangan dana di gelar di Denpasar, kini giliran musisi dan seniman Buleleng melakukan aksi yang sama.

Sebagai bentuk solidaritas para musisi dan seniman Buleleng bergabung dalam Singaraja Musik for Unity (Simfony)  menggelar aksi penggalangan dana, Minggu (11/03) lalu. Dengan ngamen bersama di seputaran Taman Kota Singaraja pada acara Car Free Day mereka berkumpul sejak pagi. Tidak hanya berpusat di Taman Kota mereka juga menggelar aksinya dengan berjalan ke utara hingga di pasar Anyar Buleleng dan perempatan Jalan Diponogoro.

Bertemakan Gelis Kenak Susik Bondres, acara yang bertajuk Peduli Lewat Nada ini menampilkan musisi kenamaan Buleleng seperti Jem Tatto, Ake Buleleng, dan musisi-musisi dari berbagai daerah di Buleleng, serta seniman dari berbagai sanggar. Dalam aksi penggalangan dana itu juga menampilkan sekaa drum Buleleng.
Masyarakat pun sangat antusias dan mendukung aksi yang digelar tersebut. Mereka senang dapat disambangi dan melihat secara langsung oleh artis idolanya.

Menurut coordinator kegiatan, Putu Dedi Yastika yang lebih akrab disapa Melor mengatakan aksi Peduli Lewat Nada merupakan yang kedua kali digelar. Sebelumnya para musisi dan seniman Buleleng juga sempat menggelar aksi yang sama hanya saja konser amal tersebut digelar untuk para pengungsi erupsi gunung Agung. “Sekarang aksi ini merupakan yang kedua kali untuk penggalangan dana sang maestro, Susik Bondres,” jelasnya.

Dedi juga menambahkan, itu merupakan salah satu wujud kepedulian antar seniman dan musisi. Apalagi Susik Bondres merupakan salah satu seniman Buleleng yang berhasil menjadi ikon bondres Buleleng. selain itu, kegiatan itu juga diharapkan menambah kekompakan antar musisi dan seniman Buleleng  dalam melakukan kegiatan sosial. “Kami selaku seniman dan musisi muda Buleleng turut prihatin kepada kondisi senior kami Bapak Sadika yang dikenal dengan Susik Bondres. Mudah-mudahan dengan aksi dan dukungan kami semangat beliau untuk terus berjuang melawan penyakitnya semakin kuat, sehingga gelis kenak untuk kembali menghibur masyarakat,” kata dia.

Selepas aksi, seniman dan musisi Buleleng langsung menjenguk Susik Bondres dan menyerahkan hasil penggalangan dana mereka di kediamannya, Jalan Kresna, Kelurahan Kendran, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. “Mudah-mudahan ini dapat membantu dan bermanfaat untuk Pak Sadik,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

 

To Top