Edukasi

Belajar Kesadaran Diri agar Sehat Emosional

Apakah  yang lebih diinginkan orangtua untuk anak-anak mereka daripada hal lain? “Kami percaya jawaban atas pertanyaan ini adalah kebahagiaan. Hampir semua orangtua, kakek-nenek dan para guru melakukannya dengan memberikan suatu fondasi untuk kebahagiaan mereka yang lebih besar atau memberikan kebahagiaan kepada anak-anak mereka secara langsung,” ungkap Randolph Oudemans, pendiri Yayasan Asah Asih Asuh.

Ia dan timnya pun membuat kebahagiaan menjadi sebuah prioritas. Pada akhir Februari 2018, yayasan ini mengadakan workshop  untuk orangtua, pengasuh dan guru. Workshop dihadiri para guru, para pengasuh yang juga beberapa orangtua dan anak-anak mereka. Latar belakang peserta yang hadir adalah dari berbagai institusi lintas agama dari Denpasar, Gianyar, Tabanan, Singaraja, Amlapura, Klungkung. Workshop  ini sangat bermakna dengan kehadiran para narasumber yang sangat berpengalaman dari dua sekolah internasional – United World Collage South East Asia (Singapura) dan Green School (Bali).

“Kami menghabiskan hari belajar mindfulness (kesadaran diri) dan kecerdasan emosional. Mengapa kedua topik ini? Karena topik tersebut  membantu orang menjadi lebih memiliki dasar dan membangun diri mereka dalam kepuasan. Begitu orang tua dan pengasuh memiliki dasar dan mapan, baru kemudian mereka memiliki sumber daya internal untuk merawat dan berbagi dengan anak-anak dengan cara yang sehat secara emosional,” jelas pria asal Amerika Serikat yang orangtuanya lahir di Pulau Sumatera ini.

Asah Asih Asuh didedikasikan untuk memberdayakan orangtua dan pengasuh sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas pengasuhan yang mereka berikan kepada anak-anak mereka. “Kami telah melakukan pekerjaan ini di panti asuhan, sekolah dan pusat perawatan anak di Indonesia selama 15 tahun. Kami tidak mendukung panti asuhan, tapi kami merawat anak-anak yang tinggal di dalamnya dengan melatih dan memberdayakan para pengasuh mereka,” imbuh Randolph.

Ayah dari tiga anak ini, seorang pengusaha internasional yang sangat berpengalaman. Ia telah mengabdikan hidupnya untuk berbagi keterampilan hidup penting yang mengarah pada kebahagiaan. Baru-baru ini dia telah mendirikan sebuah perusahaan baru bernama Now.Here yang berfokus pada kesadaran penuh, kecerdasan emosional dan proyek dengan dampak sosial yang positif.  (Ngurah Budi)

 

To Top