Metropolitan

Film Horor Berkibar

Film horor naik daun lagi. Setidaknya, dalam dua tahun terakhir cukup banyak film horor karya sineas dalam negeri meramaikan dunia perfilman tanah air. Menariknya, antusias masyarakat menonton film horor meningkat pesat dibanding  beberapa tahun lalu ketika film horor juga sempat eksis. Film ‘Pengabdi Setan’ misalnya berhasil menggaet 4 juta lebih penonton, jumlah tersebut belum termasuk penonton di negara lain dimana film ini juga diputar.

Berkibarnya film horor saat ini bisa dilihat dari daftar nominasi IBOMA (Indonesia Box Office Movie Award) 2018 yang merupakan film terlaris 2017: “Pengabdi Setan”, “Warkop DKI Reborn, Jangkrik Boss Part 2”,”Ayat Ayat Cinta2”, “Danur: I Can See Ghost”, “Susah Sinyal”, “Surga yang Tak Dirindukan2”, “Mata Batin”, “The Doll 2”, dan “Surat Cinta untuk Starla the Movie”. Dari film laris tersebut, empat di antaranya adalah film bergenre horor.

Sejumlah pemerhati film melihat meningkatnya animo masyarakat menonton film horor besutan sineas tanah air berkorelasi dengan kualitas film yang disajikan. Film horor yang ada sekarang khususnya sejak 2017 berbeda dengan film-film horor di masa lalu yang terkesan asal-asalan dan kurang perhitungan. Asal mengagetkan dan mencekam tanpa alasan. Belum lagi alur cerita  yang tak jelas.

Namun kini di tangan para sineas-sineas mumpuni, film horor Indonesia tampil berbeda dan menarik ditonton. Tidak lagi sekadar menyajikan penampakan setan yang mengagetkan tapi ada penguatan pada unsur cerita. Latar suara pun diperhitungkan benar sehingga tak sekadar membuat kaget dan mencekam tanpa alasan.

Itu juga sebabnya sejumlah artis papan atas yang dulu sempat terkesan ogah main di film horor, kini ‘berduyun-duyun’ main film horor. Chelsea Islan, Pevita Pearce, Sophia Latjuba, dll, mau ‘unjuk gigi’ di film horor. Bahkan artis-artis penakut pun tak mau ketinggalan nekat main film horor meski risikonya mereka berhari-hari tidak bisa tidur dengan tenang  lantaran masih terbawa rasa takut.

Umumnya para artis ini mau tampil selain karena jalan ceritanya juga sosok sutradara film tersebut. Mereka yakin ditangan sutradara-sutradara hebat film horor akan menjadi sesuatu yang berbeda. “Aku pertama kali ditawari film horor (Gasing Tengkorak) yang pertama aku lihat siapa sutradaranya, setelah itu ceritanya. Ketika tahu sutradaranya, aku nggak pikir panjang lagi, langsung iya. Apalagi jalan ceritanya menarik,” ungkap Nikita Willy yang baru pertama kali main film horor.

Padahal, ungkap Niki, sapaan akrab gadis tersebut, dirinya adalah sosok yang  penakut. Tapi karena yang menangani film itu adalah sutradara besar, dirinya merasa antusias dan tertantang untuk membuktikan diri bahwa dia yang selama ini terbiasa bermain drama, pun bisa main dalam genre berbeda.

Salah satu tantangan besarnya adalah menekan rasa takut dan tetap fokus pada film. Maklum, syuting dilakukan di tempat-tempat seram, belum lagi selama proses syuting ada saja kejadian aneh yang membuat bulu kuduk merinding.

“Dulu waktu aku terima tawaran itu, orang sempat heran, karena aku kan penakut berat. Selama syuting ya aku banyak berdoa agar semuanya bisa lancar. Alhamdulilah semua lancar, “ ujar Niki yang mengaku tidak kapok main film horor. Hanya saja, tambahnya, gara-gara film itu selama berhari-hari ia  tidak bisa tidur nyaman lantaran masih takut.

Menurut Niki, banyak hal dipelajari dan itu membuatnya sangat antusias. Soal ekspresi takut yang ditampilkan, kata Niki, itu adalah natural karena ia memang benar-benar takut. “Itu ekspresi asli, memang aku benar-benar takut,” ungkapnya.

 

Penakut tapi Nekat

Bintang sinetron yang sempat lama vakum dari dunia entertainment, Marshandan nekat main film horor meskipun tahu dirinya adalah seorang penakut.

“Aku orangnya penakut banget. Biasanya kalau nonton film horor saja bisa berhari-hari ketakutan. Mau ke kamar mandi takut, tidur takut. Tapi ketika aku ditawari film ini, trus disodori ceritanya, aku jadi tertarik. Aku baca ceritanya sampai merinding. Aku pikir, ini bagus banget. Makanya meski penakut aku tetap mau main film ini. Rasanya ini adalah tantangan banget buat aku, di satu sisi aku penakut, di sisi lain, ini film horor pertama aku,” ungkap artis bernama lengkap Andriani Marshanda yang juga sempat dijuluki sebagai ‘Ratu Sinetron’ ini.

Marshanda yang melejit namanya lewat penampilannya dalam sinetron Bidadari tahun 2001, mengaku sempat gugup saat mengawali kiprahnya di film tersebut. Itu lantaran dia lama break syuting.

“Aku sempat gugup karena kan lama nggak syuting. Untuk masuk ke karakter yang aku perankan adalah suatu tantangan tersendiri. Makanya aku  banyak sharing dengan sutradara dan action coach, minta feedback dari mereka,” ucap Caca, begitu dia akrab disapa. Film Marshanda ini—The Secret: Suster Ngesot Urban Legend’, rencananya akan tayang April mendatang.

Lain lagi dengan Tika Bravani. Meski film bergenre horor tengah naik daun dan rekan-rekannya sesama artis berbondong-bondong main film seram itu, Tika mengaku tidak tertarik. Sebagai seorang yang penakut, Tika mengaku cukup tahu diri untuk tidak ikut-ikutan terjun ke film yang bisa membuatnya sangat tidak nyaman.

“Aku orangnya penakut banget. Jadi mending enggak deh,” ucap Tika. Karena karakternya yang penakut, akunya, dia pun tidak suka nonton film horor.  “Aku lumayan sering dapat tawaran film horor, tapi aku bilang tidak. Nggak ada alasan lain selain aku yang penakut. Jadi daripada nantinya repot, lebih baik tidak,” tambah wanita kelahiran Denpasar Bali ini sambil tertawa. (Diana Runtu)

To Top