Jelita

Hal Penting  Sebelum Pasang Behel Gigi

Baik untuk alasan kesehatan atau kecantikan, banyak orang yang ingin menggunakan behel gigi. Namun, sebelum  memutuskan untuk pasang behel gigi, ada hal yang harus diperhatikan,  agar hasil perawatan sesuai dengan yang Anda  inginkan. Jangan sampai, bukan senyum cantik yang didapat malah gusi bengkak. Bagaimana sebaiknya jika ingin memasang behel gigi?

Menurut drg. I DG Budhijanana,   pemasangan behel yang dikenal di masyarakat merupakan bagian dari tindakan medis yang harus dilakukan  dokter gigi bukan tukang gigi. “Sebelum pemasangan behel gigi, perlu mempertimbangkan kesehatan umum dan kesehatan gigi dan mulut penderita.  Pemasangan behel hanya diizinkan pada penderita yang memang memiliki keluhan pada fungsi dan estetik dari gigi-giginya karena berdesakan, giginya jarang-jarang, tonggos, cakil, gigitan terbuka, dsb.,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyelesaian kasus-kasus  pada pemakaian behel sangat tergantung pada tingkat keparahan kasusnya dan dokter yang merawat pasti akan menginformasikan hal ini berdasarkan analisanya.

Ia menyebutkan, berdasarkan bahannya tidak ada behel yang warna-warni. Hanya ada yang metal bracket dan clear bracket dengan komposisi bahan yang berbeda-beda. “Warna warni yang ada itu adalah aksesoris tambahan yang dipasang kalau diperlukan untuk menggerakkan gigi,” kata drg.  I DG Budhijanana.

Ia menegaskan, pemasangan behel tidak akan pernah menimbulkan efek samping, sepanjang dikerjakan tenaga medis yang berkompeten dan kerja sama yang baik dengan penderita.

Namun,  sayangnya masih ada masyarakat yang memasang behel pada oknum tukang gigi  yang bisa dipastikan hasilnya pasti bermasalah.  “Saya imbau  seluruh masyarakat untuk tidak memasang behel ke tukang gigi, karena memang bukan kompetensinya. Sudah terlalu banyak kasus-kasus  yang justru memperburuk gigi penderita setelah pemasangan behel di tukang gigi,” ujar drg. Budhijanana. (Wirati Astiti)

Paling Populer

To Top