Sosialita

Dalam Kasih harus Adil

Selain urusan kesehatan, sektor ekonomi juga menjadi catatan penting.  Ia mengatakan, tahun ini  ada kontrak kerja sama  dengan  toko modern.  “Sebanyak 127 toko modern, harus mengakomodir 30 persen produk lokal masyarakat yang ditampung di Bumda dan Bumdes,” kata Eka.

Pengembangan Bumda dan Bumdes dilakukan di berbagai bidang.  Tidak hanya di sektor pertanian dan produk olahan, juga di pariwsata dan kuliner.  Seperti  pengembangan food court di  areal Tanah Lot, yang menampung warung kaki lima.  Beberapa lahan tidur akan dicarikan investor  dan bekerja sama dengan Bumda yang artinya tetap  dimiliki rakyat Tabanan.

Sedangkan, untuk urusan  insfastruktur, ia masih menyisakan PR sebanyak  200 kilometer. Ia berharap, mudah-mudahan di tahun  2019  urusan jalan semua sudah selesai.

Eka Wiryastuti berharap, dengan perjuangan kasih, ia mampu menyejahterakan masyarakat Tabanan.   Dalam berbagi kasih, ia berusaha adil. “Di dalam kasih harus ada adil.  Kalau  kita hanya kasih dengan satu orang itu bukan kasih.  Kita  tidak bisa kasih dengan satu kelompok. Berbagi kasih berusaha adil,  dan tidak menunggu Valentine saat mengucapkan sayang.  Valentine  itu  hanya untuk mengingatkan manusia perlu  kasih yang tulus.

Menurutnya, pemimpin juga harus mencintai dirinya sendiri. Artinya, jangan sampai terkontrol oleh kekuasaan sehingga lupa dengan mencintai diri sendiri. Pemimpin  harus kuat, sehingga ia harus bisa menjaga dirinya termasuk kesehatannya agar tetap sehat dan bisa berjuang untuk rakyat. (ast)

 

 

To Top