Metropolitan

Kumpul dan Makan Bersama

Tina Toon, artis yang kerap kebanjiran job menjelang Imlek mengaku, kepercayaan hujan saat Imlek berarti rezeki diyakini oleh kebanyakan etnis Tionghoa. “Maksudnya hujan biasa saja, seperti gerimis gitu loh. Bukan yang lebat sampai banjir-banjiran ya,” tambah Tina. Tapi, ujarnya, apapun itu, hujan ataupun tidak, dirinya juga kebanyakan orang menyambut kedatangan Imlek dengan suka cita.

Malah, katanya, hujan dan banjir saat Imlek bukan hal yang asing baginya. Dirinya tinggal di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara yang termasuk daerah langganan banjir. “Dulu malah kita sering kebanjiran. Pas Imlek rumah di kepung banjing nggak bisa kemana-mana,” ucapnya.

Yang paling parah dan tak terlupakan adalah banjir bandang tahun 2014 lalu. “Aduh itu pas Imlek, bener-bener parah. Banyak kawasan di Jakarta terendam termasuk Kelapa Gading (kawasan rumah Tina). Jadi ya kita banjir-banjiran hahahha. Aku dan keluarga sampai harus ngungsi ke apartemen. Tapi kita tetap bisa kok merayakan Imlek meski kondisi saat itu banjir,” ungkap mantan penyanyi cilik yang namanya melejit sejak menyanyikan lagu anak-anak ’Bolo-Bolo’.

Hujan atau tidak hujan, lanjut pemeran film ‘Cinta Dalam Kardus’, dirinya selalu menyambut kedatangan Imlek dengan suka cita. Betapa tidak, saat Imlek adalah saatnya berkumpul semua keluarga bahkan keluarga besar. Hari-hari biasa masing-masing sibuk dengan aktivitasnya, saat Imlek, semua rutinitas dilepaskan. “Imlek momen spesial. Kita semua bisa kumpul, makan bareng, ngobrol-ngobrol, dll. Itu sebabnya aku sangat menunggu-nunggu,” ujar gadis kelahiran 1993 ini.

Tradisi keluarganya setiap malam Tahun Baru Imlek adalah kumpul makan bersama. Keesokannya kami juga kumpul makan bersama, biasanya saudara-saudara juga datang. “Jadi saudara-saudara yang sudah lama tidak bertemu, biasanya bertemu saat Imlek,” ujar Tina.

Untuk malam Tahun Baru Imlek kali ini dia akan datang terlambat (ke rumah) karena ada job manggung di sebuah hotel di bilangan Jakarta Pusat. “Aku dapat job menghibur tamu-tamu dalam rangka Imlek. Habis itu pulang ke rumah kumpul keluarga,” ujarnya.

Soal angpao, kata Tina, karena dia belum berkeluarga dia tidak bisa membagi-bagikan angpao pada para keponakannya. “Meski punya penghasilan sendiri aku nggak bisa bagi-bagi angpao karena masih lanjang. Justru aku yang dapat angpao hahaha,” kata Tina. (Diana Runtu)

To Top