Dara

Festival Seni Budaya India Eratkan Persaudaraan India-Bali

Pertunjukan seni ditampilkan seniman India dalam Festival Seni Budaya India di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (27/1) malam. Selain seniman India, tampil juga seniman dari Sanggar Pancer Langiit, Badung.

Pertunjukan ini digelar Indian Association Bali (IAB) bekerjasama dengan Paiketan Krama Bali. Tujuannya untuk lebih mempererat persaudaraan antara masyarakat India dan Bali karena ada kesamaan keyakinan, yakni Hindu. Bagi masyarakat India yang berdomisili di Bali, ini merupakan partisipasi mereka untuk ikut memulihkan kondisi pariwisata Bali agar cepat pulih akibat isu erupsi Gunung Agung.

Tarian-tarian yang dipertontonkan, diantaranya tarian klasik, yakni Bharat Natyam dan Khatak dengan Bollywood Song yang menarikan Dewa Ganesha, yang sangat baik untuk pendidikan spiritual bagi umat Hindu di Bali. Rombongan kesenian dari India berjumlah 67 orang datang ke Bali guna memeriahkan pertunjukkan itu.

Disamping itu, tarian lain yang dipertunjukkan, diantaranya Dewa Ganesha, Ganesh Kirti, Devi Stuti, grup penyanyi Dashrathe, Krishna, Devi Vandana, duet Kathak and Mohoniyattam, lagu Bollywood, lagu semiklasik Bollywood, tari klasik Kathakali and Mohiniyattam, Thillana, Tarana.

Sementara itu Pancer Langiit sebagai tuan rumah menampilkan Tari  Amertha Bhumi dan sebuah tari kolosal yang merupakan simbolik rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kesejahteraan yang telah dilimpahkan kepada alam semesta.

Ketua IAB, Vijay Mulani didampingi Sekretarisnya, Sonia Kaur, mengatakan acara ini selain untuk memperkenalkan seni budaya India juga yang terpenting adalah untuk mengampanyekan Bali aman dikunjungi. “Justru kondisi Gunung Agung saat ini menjadi anugerah bagi Bali yang bisa dikemas sebagai pemandangan yang indah untuk dinikmati,” ujar Vijay Mulani seusai pertunjukkan.

Ia juga mengatakan ada banyak kemiripan antara budaya India dan Bali. Satu diantaranya adalah pemberian nama-nama orang Indonesia dan Bali menggunakan bahasa Sanskerta mirip dengan nama-nama orang India. Kesenian Bali dan India juga ada kemiripan, sehingga sangat bagus jika ada saling berinteraksi antar keduanya.

Ke depan acara pertukaran seni budaya bisa diteruskan untuk memberikan tambahan wawasan bagi generasi muda, baik Bali maupun India. Paiketan Krama Bali pun sangat mendukung penuh festival seni budaya itu karena strategis dalam upaya pertukaran  kebudayaan antara Bali dan India.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku bangga dengan kedatangan rombongan seniman India ke Bali. Menurutnya ini merupakan momen yang baik untuk saling tukar–menukar pengalaman dan keahlian di bidang seni budaya.  (Winatha)

To Top