Edukasi

Tinggi Minat Masyarakat Terhadap Kepemilikan KIA

Sejak di launching bulan Oktober 2017, antusias masyarakat terhadap kepemilikan KIA (Kartu Identitas Anak) cukup tinggi. Melalui data yang dihimpun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Buleleng, dari target 10.000 keping pencetakan KIA selama 3 bulan hingga saat ini pencetakan KIA sudah melampaui target. Hingga akhir Januari sudah sebanyak 13.000 keping KIA yang tercetak.

Kepala Disdukcapil Buleleng, Putu Reika Nurhaeni, Rabu (31/1) mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan KIA tidak terlepas dari gencarnya sosialisasi yang dilakukan baik sebelum maupun setelah dilaunching. Bekerjasama dengan Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Buleleng, rumah sakit swasta dan negeri, serta klinik bersalin yang ada di Buleleng. “Selain untuk mengenalkan KIA, sosialisasi ini juga dilakukan untuk mempercepat persentase akta kelahiran 0-18 tahun,” jelasnya.

Bahkan, untuk memaksimalkan kepemilikan KIA oleh anak-anak di Buleleng, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil langsung melakukan  sistem jemput bola ke sejumlah instansi terkait. Salah satunya bekerjasama dengan Unit Pelaksana Pendidikan (UPP). Melalui sistem jemput bola anak-anak akan dimudahkan dalam pencetakan KIA. Bagi anak yang belum memiliki akta kelahiran sebagai syarat utama dalam pencetakan KIA maka Disdukcapil akan meminta Kepala Sekolah mengajukan siswanya yang belum memiliki akta kelahiran untuk kepemilikan KIA langsung ke Disdukcapil Buleleng.

Dalam pencetakan KIA disebutkan ada dua jenis, yakni pencetakan KIA untuk anak usia 0-5 tahun tanpa foto. Sedangkan pencetakan jenis kedua untuk anak usia 5-17 dilengkapi dengan pas foto yang bersangkutan. Ditambahkan Reika, dengan kepemilikan KIA ini selain sebagai upaya untuk memberikan hak-hak bagi anak-anak juga sebagai upaya pencegahan perdagangan anak. “Dalam KIA sudah lengkap sekali data mengenai anak yang bersangkutan bahkan dengan kepemilikan KIA juga dapat mencegah perdagangan anak,” ungkapnya.

Disinggung mengenai target penuntasan pencetakan KIA, Rieka menyebutkan karena banyaknya jumlah anak yang dimiliki di Kabupaten Buleleng, pencetakannya akan dilakukan secara berkesinambungan. Dirinya berharap kepada masyarakat untuk segera mengurus KIA untuk anak-anak diatas lima tahun. “Kita memiliki jumlah penduduk terbanyak di Bali, pasti diikuti juga dengan tingkat mobilitas yang tinggi sehingga Buleleng juga memiliki jumlah anak dengan usia 0-17 paling banyak juga. Ya kami pasti akan lakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya. Wiwin Meliana

 

 

.

 

To Top