Sosialita

Edukasi Nilai Antikorupsi sejak Dini

Untuk terus menggaungkan keberadaan SPAK Bali, Cia Pemayun sebagai salah seorang agen SPAK juga telah melakukan dialog melalui PRO 1 RRI Denpasar, pada  Selasa (23/1). “Pendengar antusias dan  rupanya masih banyak yang belum mengenal apa itu SPAK,” ujarnya

Ia juga berbicara tentang SPAK Bali melalui acara “Wirasa” di  TVRI Bali, Rabu (24/1) bersama Ayu Koeshardianto. Di acara interaktif  yang dikemas canda tawa ini, interakasi langsung dengan penonton berjalan lancar dan respons positif dari penonton pun diperoleh. Ia sependapat meski tanpa dukungan dana dan masih banyaknya cibiran dan wajah sinis, serta sikap yang nyinyir dari beberapa orang terhadap ketulusan para agen SPAK, namun ia memastikan langkah SPAK Bali tidak terhenti justru terus berlanjut.

Pastinya, kata Cia Pemayun sebagai agen SPAK Bali, untuk saat ini ia akan lebih berkonsentrasi melakukan penyebarain virus -virus antikorupsi pada anak-anak.

Sebab mengajarkan tentang nilai kejujuran pada anak-anak sejak dini  dalam  konteks kehidupan sehari-hari sangatlah penting. “Para agen SPAK siap menjadi mitra Pemerintah untuk membantu dalam sosialisasi pencegahan korupsi untuk membangun Indonesia, yang kedepannya lebih baik, bersih, dan bebas dari korupsi,” tandas ibu tiga orang putri ini.

Dikatakannya, salah satu  strategi pencegahan yang dilakukan SPAK adalah melalui permainan edukatif yang dikhususkan bagi anak –anak  bernama ‘SEMAI’ atau   ‘Sembilan Nilai Antikorupsi’. “Seperti namanya, permainan ini berisikan 9 nilai antikorupsi, yakni intinya  kejujuran, displin, tanggung jawab, memiliki sikap adil, berani dan peduli serta etos kerja seperti kerja keras, sederhana, dan mandiri,” paparnya.

Melalui permainan yang menyenangkan, SPAK berharap  anak-anak bakal tumbuh menjadi sosok  dengan kepribadian yang berkarakter mulia serta berintegritas.  “Nilai-nilai pada permainan ‘SEMAI’ini juga jika sudah diajarkan pada anak –anak sejak dini, akan banyak membawa manfaat utamanya bagi mereka yang ke depannya menjadi pejabat publik atau pun menjalankan profesi lainnya,” tegas dosen Fakultas Hukum Unud ini.

Permainan ini, kata Cia Pemayun bisa dimainkan berdua saja maupun  berkelompok. ‘SEMAI’, terdiri dari papan permainan, kartu putih berisikan situasi, dan kartu merah berisikan pertanyaan untuk hukuman. Sementara pada papan permainan, terdapat dua bagian, yang terdiri dari 9 kotak bergambar dan …..

Melalui permainan berbasis pembiasaan dengan situasi antikorupsi, para agen SPAK Bali menggantungkan harapan, bahwa nilai-nilai yang ada dapat dicerna dengan baik, dipahami kemudian ditiru. “Memang bicara manfaat, mungkin tidak bisa segera dirasakan, namun kami memiliki keyakinan melalui permainan ‘SEMAI’ ini mampu menorehkan pengaruh positif pada pribadi anak-anak demi masa depan mereka yang cemerlang. (ard)

To Top