Edukasi

Manfaatkan Teknologi untuk Pahami Agama

Rahman, Ayu Saraswati, dan Ayu Astra

Kemajuan teknologi tidak bisa ditahan. Teknologi makin hari makin canggih dan memungkinkan manusia untuk melakukan apa saja. Sepanjang yang dilakukan itu merupakan hal yang positif, tentu akan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam hal keagamaan, penyebarluasan makna hari raya merupakan contoh nyata. Selama ini masih ada yang belum paham tentang makna hari raya. Inilah yang kemudian melatarbelakangi Putu Ayu Astraningsih bersama Ni Luh Arick Istriyanti untuk membuat lagu “Siwa Ratri” yang dinyanyikan Ayu Saraswati. Lagu ini video klipnya bisa disaksikan di You Tube dan Facebook. Saat diluncurkan sebelum malam Siwa Ratri (15/1), sudah lebih dari 30 ribu yang menyaksikannya.

“Tanpa Mbok Ayu  Saraswati yang menyanyikan lagu ini, mungkin lagu ini tidak bakal dikenal.  Awalnya lagu ini dibuat di kamar dengan petikan gitar. Setelah ketemu Mbok Ayu, kami banyak berdiskusi dan melakukan perubahan hingga jadilah seperti saat ini,” ujar Astra.

Lagu “Siwa Ratri” ini didedikasi untuk masyarakat sebagai persembahan dan bersifat ngayah. Namun, mereka mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Astra ingin mengingatkan masyarakat Hindu tentang makna Siwa Ratri dengan tiga komponen, yakni jagra, upawasa, dan monobrata.

Ayu Saraswati pun berharap lagu “Siwa Ratri” bisa diterima masyarakat Bali khususnya umat Hindu sebagai peneman saat melaksanakan Siwa Ratri. Ia pun memohon semoga lagu ini mendapat berkah dari Dewa Siwa di malam Siwa Ratri. “Lagu ini merupakan alunan hati untuk Dewa Siwa, mohon pengampunan, agar alam semesta mendapat kedamaian,” ujar penyanyi yang juga Operational Manager Krishna Holding Company ini.

Menurut Ketua Pramusti Bali I Gusti Ngurah Murthana, hadirnya lagi religious dari Ayu Saraswati ini sangat tepat. “Hadirnya lagu “Siwa Ratri” ini momennya tepat dengan Siwa Ratri.
Lagu ini diperlukan  masyarakat sebagai media hiburan sekaligus peningkatan pemahaman agama. Selama ini yang sudah ada lagu tentang Galungan. Semoga ada lagi lagu-lagu lain yang bermuatan pemahaman agama. Ini merupakan bahan pendidikan untuk masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Rahman ini. Ia menambahkan, lagu ini bisa menjadi penyemangat untuk anak muda karena unsur pendidikannya  tinggi.

“Semoga single ini jadi jembatan Ayu Saraswati untuk buat album baru. Mari bangkitkan musik Bali dengan manfaatkan teknologi. Sekarang kita lebih mudah promosikan karya melalui YouTube, Facebook, i-Tunes dan media digital lainnya. Ini yang harus kita dorong, sisi negatif berupa pembajakan diabaikan saja. Yang penting seniman dan musisi bisa berkarya untuk menghibur dan mendidik masyarakat,” tegasnya. (Ngurah Budi)

To Top