Buleleng

Kubu Alam Wisata Selfie Pertama di Tigawasa

Pariwisata tampaknya masih menjadi tumpuan utama perekonomian masyarakat Buleleng pada khususnya. Selain didukung keindahan alam, Buleleng juga memiliki budaya dan adat istiadat yang begitu unik untuk dikembangkan. Potensi inilah yang digali oleh jiwa-jiwa kreatif untuk dikemas menjadi objek wisata baru.

Salah satu desa yang tengah menggali potensi yang dimiliki adalah Tigawasa. Merupakan salah satu desa Bali Aga yang terdapat di Buleleng, Tigawasa dikenal sebagai desa wisata dengan adat istiadat yang masih sangat kental. Selain itu, Tigawasa juga dikenal sebagai penghasil bambu sehingga sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai perajin. Bahkan melimpahnya tanaman bambu menjadikan desa Tigawasa sebagai ikon kerajinan anyaman bambu di Buleleng.

Kali ini Desa Tigawasa menawarkan objek wisata yang berbeda, tepatnya di Dusun Wanasari dengan memanfaatkan pemandangan indahnya kota Singaraja, sejumlah masyarakat kreatif yang tergabung dalam kelompok Kubu Alam (KuAl) memanfaatkan potensi tanaman bambu menjadikannya destinasi wisata berkonsep alam yang diberi nama Kubu Alam Desa Tigawasa yang di bangun di lahan milik warga. Hanya dengan donasi Rp 10.000 per orang pengunjung bisa menikmati indahnya Kubu Alam.

Keberadaan objek wisata Kubu Alam ini merupakan yang pertama di Desa Tigawasa dan membawa pilihan suasana baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Buleleng. Karena selain bisa mengabadikan moment indah dan alami sembari menikmati pemandangan kota singaraja dari ketinggian, juga bisa menikmati berbagai kuliner khas Desa Tigawasa di rumah bambu. Selain itu beberapa kerajinan khas Desa Tigawasa dipajang disalah satu tempat yang disedikan khusus untuk bisa dijadikan oleh-oleh. Tidak heran objek wisata yang baru dibuka seminggu lalu ini sudah menuai kunjungan wisatawan asing tidak terkecuali masyarakat lokal.

Gede Widarma salah satu pengelola Objek Wisata Kubu Alam mengatakan objek wisata ini dibangun  atas pemikiran kelompok yang terdiri dari 5 orang masyarakat desa Tigawasa. Kemunculan ide tersebut dari lokasi dibangunnya Kubu Alam yang merupakan jalur pariwisata. Sehingga setiap harinya mobil-mobil pariwisata lalu lalang untuk mengantarkan toris berhenti untuk melihat pemandangan atau matahari terbenam di sore hari. Memanfaatkan peluang tersebutlah, Widarma dan kawan-kawan berisiatif untuk membangun objek wisata. “Wisatawan yang berkunjung ke Desa Tigawasa biasanya mencari kerajinannya akan tetapi dengan adanya objek wisata ini tentu menjadi hal baru bagi wisatawan untuk dikunjungi,”tuturnya.

Disisi lain, Kadek Sudarmika yang juga tergabung dalam Kelompok Kubu Alam yang juga sebagai pemilik lahan di Kubu Alam mengatakan objek wisata Kubu Alam merupakan objek wisata yang sangat cocok digunakan sebagai tempat selfie. Bahkan dengan konsep alam, semua spot selfie dibangun menggunakan bambu yang merupakan ikon desa. Hal ini selain untuk memberikan kesan unik dan alami, juga sebagai upaya menonjolkan potensi yang dimiliki desa. “Disini kebanyakan perajin bambu selain itu banyak potensi bambu jadi konsep kami ambil dari sana,”jelasnya.

Ia menambahkan, selain menghadirkan sejumlah tempat selfie, tempat ngopi dan pameran kerajinan dari bambu, di Kubu Alam juga menyediakan tempat untuk wisatawan yang ingin belajar menganyam. “Saya buat satu rumah bambu untuk memajang kerajinan bambu dari masyarakat kita, ada yang sudah jadi dan yang setengah jadi, khusus yang setengah jadi kita berikan kesempatan untuk wisatawan yang ingin mencoba membuat anyaman,” imbuhnya.

Sementara itu untuk fasilitas pendukung, seperti toilet dan parkir kendaraan akan dirancang sedemikian rupa untuk kenyamanan pengunjung. Selain itu sebagai objek wisata baru, agar bisa memenuhi kategori sapta pesona yang dianjurkan dari Dinas Pariwisata pihaknya tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan dengan melakulan pengecekan dan perawatan rutin. “Kami tetap lakukan pengecakan keamanan apalagi bambu hanya mampu bertahan selama empat tahun, tapi kami akan rutin cek demi kenyamanan pengunjung,” pungkasnya. Wiwin Meliana

 

To Top