Sosialita

Ayu Dewi: Koleksi Langsung Dibeli

Memulai bisnis dari hobi memang sangat menyenangkan. Hal ini yang dirasakan Kadek Ayu Hetty Indra Dewi, S.S. Karena kecintaannya terhadap dunia fashion, sejak 2008 ia pun merealisasikannya dengan mendirikan ‘Jegeg Bagus Butik”.

Kiprahnya makin terpacu dengan dukungan dari  sang suami, I Komang Gede Arsana, S.S., pemilik Kubu di Uma Villa ini. “Awal usaha kami kala itu bergerak dalam penyediaan keperluan pakaian adat Bali, mulai dari kebaya, kamen endek atau songket, saput , udeng . Tersedia juga  aneka aksesoris baik itu bros termasuk kipas serta berbagai kelengkapannya seperti clutch  bag, sandal dan yang lainnya,” tutur Ayu Dewi, Ketua Asosiasi Mode Badung (AMB).

Ibu tiga anak ini mengatakan semua tersedia di butiknya. Produksi mereka disiapkan untuk pria dan wanita, anak-anak, remaja hingga orangtua. ‘One stop shopping’ menjadi  konsep  Butik Jegeg Bagus. “ Kami juga melayani seragam kantor atau instansi-instansi.  Produksi kami selama ini tidak terlepas dari bahan dasar endek atau tenun ikat,” ucap Ketua Kelompok Jepun Bali yang beralamat di Desa Pererenan, Banjar Delod Padonan yang berhasil memperoleh bantuan pelatihan menenun lengkap beserta peralatan tenun yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung ini.

Ayu Dewi juga menyampaikan jika koleksi atau desainnya di tahun 2017 lalu, sudah beberapa kali diikutsertakan dalam acara fashion show. “Malah beberapa koleksi yang saya keluarkan langsung dibeli penonton pada acara show tersebut dan bahkan ada yang memesan khsusus dengan size yang berbeda,” kata bungsu dari enam bersaudara anak pasangan Ni Ketut Landri dan Nyoman Tinggal Adnyana  ini.

Ia menambahkan customer yang datang ke butiknya bukan hanya masyarakat lokal, namun juga para tamu mancanegara yang tertarik dan menyukai tenunan lokal serta kebaya Bali. (ard)

To Top