Kuliner

Berkah Teh Bunga Rosella

Orangtua mana yang tak sedih saat menyaksikan anak tercinta mengalami sakit batuk yang menahun. Sudah banyak dokter dan rumah sakit yang dikunjungi sebagai bentuk ikhtiar untuk mencari kesembuhan bagi anaknya. Tapi upaya tersebut belum membuahkan hasil sesuai yang diinginkan, anaknya masih juga belum sembuh.

Akhirnya, sampai suatu ketika dia diarahkan seorang dokter di rumah sakit membeli bunga rosella untuk diberikan kepada anaknya sebagai obat. Setelah 2 bulan rutin  mengonsumsi teh bunga rosella yang dicampur rempah-rempah, anaknya akhirnya sembuh dari batuk menahun yang dideritanya.

Cerita sengsara membawa nikmat itulah yang dialami Hadisatul Ahadiah, seorang ibu kelahiran Lahat Sumatera Selatan yang akrab disapa Icha. Karena dari resep obat batuk bunga rosella temuannya itu, dia mengembangkan menjadi minuman teh bunga rosella dan ditawarkan kepada keluarga dan tetangganya.

Upaya Icha berbuah manis. Dia banyak menerima pesanan teh bunga rosella dari pelanggannya. Bahkan dia sampai memproduksi 20 kg bunga rosella untuk memenuhi pesanan pelanggannya. Saat ini Icha, berhasil menciptakan produk bunga rosella dengan varian sirup, teh rosella, rosella kering, selai rosella, teh celup.

Teh rosella buatan Icha, mempunyai kelebihan ada rasa rempah-rempah dan tak masam. Sehingga bermanfaat  menyegarkan, menyehatkan, mengencangkan kulit, anti oksidan, mencegah diabetes, mencegah ambien, dan mencegah batuk. Walau tanpa menggunakan pengawet, teh rosella buatan Icha, mampu bertahan sampai 3 bulan dalam kondisi disimpan di freezer.

“Ke depan saya akan mengembangkan varian produk baru yaitu sari asam Jawa, permen asem, sambal asam  dan temu lawak. Semoga produk baru ini bisa laris manis seperti produk saya yang lain yaitu kacang madu pedas dan penyetan bebek ++,’’  kata istri Arifin Setyobudhi ini.

Produk teh rosella buatan Icha, selain dipasarkan secara online, juga offline dengan cara dititipkan di sentra-sentra UKM seperti Siola, MERR, ITC, Siola, bandara, pelabuhan dan beberapa koperasi. Koperasi itu antara lain koperasi di kantor gubernur, koperasi KODAM, dan koperasi marinir.

Icha optimis teh rosella produksinya mampu bersaing di pasaran karena memiliki kelebihan. Ia punya pangsa pasar sendiri dan memiliki perizinan lengkap mulai kandungan nutrisi, PIRT, dan halal. Bahkan kemasannya pun sangat menarik. Karena produk teh buatannya sudah dikenal luas di pasaran. Karena itu, Icha, sering dikirim Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengikuti pameran di Sidoarjo, Gresik, Malang, Jakarta dan Batam.

Untuk pengembangan dan memudahkan pekerjaanya, Icha berencana  membeli mesin produksi dan mesin bottling. Dia mengaku kadang kewalahan ketika melayani banyak pesanan dengan mengandalkan tenaga manual semata.

“Alhamdulilah dari teh rosella, saya mampu membeli 2 unit sepeda motor. Saya dan keempat karyawan yang semuanya keluarga saya siap bekerja keras untuk masa depan anak saya yang sudah memberi inspirasi dan membawa perubahan besar dalam hidup saya,’’ tambah Icha, yang juga aktif di Pahlawan Ekonomi. (Nanang Sutrisno)

To Top