Kreasi

Mewarnai Burung Garuda sebagai Pemersatu Anak Bangsa

Membangun generasi Indonesia yang cinta tanah air dan kreatif menjadi komitmen seluruh pemangku kepentingan di negeri ini, termasuk Faber-Castell. Produsen alat tulis terbesar di dunia ini yang turut berpartispasi dalam kegiatan mewarnai gambar Burung Garuda Pancasila oleh 22.205 siswa-siswi tingkat TK, SD dan SMP yang berada di Provinsi Papua.

Lomba yang diadakan 8 Desember 2017 di Stadion Pendidikan, Wamena,  Kabupaten Jayawijaya, Papua ini digagas Kodam XVII/Cenderawasih. Respons positif pun diraih, termasuk anugerah pemecahan rekor oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Kegiatan Mewarnai Gambar Burung Garuda dengan peserta terbanyak.

Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim mengungkapkan, pihaknya mendukung usaha Kodam XVII/Cenderawasih dan berbagai pihak lainnya untuk menyebarkan pesan keimanan Natal 2017 dalam bingkai NKRI. Salah satunya melalui kegiatan mewarnai Garuda Pancasila dengan menggunakan Connector Pen Faber-Castell.

Faber-Castell sejak lebih dari 15 tahun selalu mempopulerkan kegiatan mewarnai dan menggambar sebagai kegiatan untuk mengasah kreativitas anak, seni dan relaksasi di kalangan dewasa serta mempertahankan ketajaman pikiran di kalangan manula.  “Kegiatan mewarnai dan menggambar ini juga bersifat universal untuk semua profesi, tingkat ekonomi dan sebaran geografi, hal ini sesuai kampanye kami, #Art4All,” ujar Halim.

Aster Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav. Edward Sitorus yang juga Ketua Panitia mengatakan mekanisme kegiatan ini dimulai dengan pendistribusian artwork gambar Burung Garuda ke seluruh sekolah-sekolah yang terletak di Papua. Pada tanggal 1 Desember 2017 kegiatan mewarnai seretak diadakan di sekolah-sekolah tersebut. Dari pelaksanaan kegiatan mewarnai tersebut, terkumpul sebanyak 17.205 buah hasil karya anak-anak dari provinsi Papua. Pada tanggal 8 Desember, sebagai puncak acara, sebanyak 17.205 karya mewarnai Burung Garuda dikumpulkan dan selanjutnya dirangkai bersamaan dengan 5000 karya lainnya, yang merupakan hasil karya anak-anak di Kabupaten Jayawijaya,  menjadi replika Burung Garuda raksasa.

“Dengan  mewarnai gambar lambang Burung Garuda, diharapkan anak-anak dapat memaknai Pancasila sebagai Idiologi Negara yang merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai pemersatu seluruh anak bangsa yang terdiri dari beragam suku bangsa. Pancasila sebagai azas NKRI diharapakan dapat terpatri dalam diri generasi muda untuk terus mau belajar dan kemudian maju mengembangkan potensi diri membangun Indonesia yang makin hebat,” tegas Kol. Edward Sitorus. (Ngurah Budi)

To Top