Edukasi

Pengembangan Benoa Targetkan Kapal Pesiar Besar

Erupsi Gunung Agung mengakibatkan  tiga kapal pesiar batal masuk dan bersandar di Pelabuhan Benoa. Dari target tahun 2017 sebanyak 70 kapal pesiar, hanya terpenuhi 67 kapal. Demikian diungkapkan General Manager Pelindo  III Cabang Benoa, I Wayan Eka Saputra, dalam acara media gathering 2017, (Kamis,28/12)  di Sanur.

Ia mengatakan, untuk tahun 2018, target kapal pesiar yang  akan bersandar di Pelabuhan Benoa 73 kapal pesiar. Biasanya, kedatangan kapal pesiar ini terbanyak di bulan Januari sampai April, kemudian Oktober sampai Desember.  Sementara, pada bulan lain, kedatangan hanya satu.

Menurut Eka Saputra, pengembangan pelabuhan Benoa terus dilakukan dengan tujuan  meningkatkan kedatangan kapal pesiar dengan  kapal yang  lebih besar. Bahkan,  kata dia, pengembangan terus digenjot di tahun 2018 agar bisa mendukung kegiatan Annual Meetings Internatioanl Monetary Fund Wolrd Bank Group 2018 yang akan digelar di  Nusa Dua, bulan Oktober 2018.  “Perluasan dan fasilitas di pelabuhan Benoa sangat penting dalam konteks mendukung  kunjungan wisatawan ke Bali. Dengan kondisi pelabuhan yang sekarang masih  menghadapi kendala utama tidak mampu  menerima kedatangaan kapal pesiar yang berukuran besar. Padahal, banyak kapal pesiar yang besar tertarik untuk datang dan bersandar di pelabuhan Benoa seperti Caribian dan Carnival,” jelasnya.  Untuk saat ini, kata dia, Pelabuhan Benoa hanya bisa menerima kapal pesiar  dengan panjang 250 meter. Dengan pengembangan yang akan segera dilakukan  pada bulan Pebruari  2018, untuk ke depannya, Pelabuhan Benoa dapat menerima kapal pesiar dengan panjang  360 meter.

“Saat ini masih proses tender  semoga Pebruari 2018 bisa segera dikerjakan.  Selain perluasan termna; pendalaman pelabuhan juga untuk mempercantik Pelabuhan Benoa,” kata Eka Saputra.   Peningkatan pelayanan terhadap konsumen  juga terus dilakukan termasuk dalam pembayaran dengan  nontunai yang dinilai lebih praktis.

Eka Saputra berharap ke depan, Pelabuhan Benoa  dapat menerima  kapal pesiar  yang  berukuran besar dengan jumlah penumpang 4000 orang. (Wirati Astiti)

To Top