Jelita

Nail Art Gel yang Cantik

Andree Widiastuti

Nail Art atau seni menghias kuku bukanlah hal baru bagi para wanita.  Dahulu wanita memperindah kukunya dengan menggunakan kuteks/cat kuku biasa, namun, beberapa tahun belakangan ini, nail art menjadi favorit para wanita. Seni menghias kuku ini bertujuan membuat kuku tampak lebih menarik bahkan berseni.

Kini, nail art gel sudah menjadi tren di dunia wanita urban sejak tahun lalu. Tidak hanya dapat mempercantik kuku, nail gel  memiliki berbagai model dan desain variatif karena pada bahan dasarnya gel dibuat dapat lebih bertahan lama dan tidak mudah rusak jika anda beraktivitas.

Andree Widiastuti, seorang ibu rumah tangga dengan satu anak mencoba berbisnis jasa nail art gel dari rumah ke rumah.  Perempuan dengan latar belakang bidan ini, baru sebulan membuka usaha jasa nail art, namun peminatnya sudah mulai ramai. “Promosinya hanya dari mulut ke mulut. Kalau pelanggan puas, biasanya ia rekomendasi ke temannya. Apalagi, saat ini nail art gel sangat diminati kaum perempuan dan sangat menunjang penampilan,” ujar perempuan yang tinggal di Dalung ini.

Andree mengatakan, yang membedakan nail art gel dengan cat kuku biasanya bahan dasarnya yang  terbuat dari gel. Proses pengeringan kuku dengan  alat yang bernama  sinar ultra violet (UV) yang berfungsi mengeringkan dan membuat kuku lebih bertahan lama rata-rata 2 – 4 minggu tanpa mudah lecet.

Langkah yang dilakukan, sebelum melakukan nail art gel, ia akan melakukan beberapa pembersihan pada kuku.  Kemudian, kuku dikikir. Tujuannya, agar gel mau menempel pada kuku.  Langkah selanjutnya, memberikan gel  yang tujuannya untuk melindungi  kuku paling dasar. Kemudian, diolesi  foundation yang tujuannya sebagai pelindung kuku, yakni agar gel tidak langsung menempel  pada kuku asli kita. “Sebelum mengaplikasikan cat kuku, kuku akan dilapisi base coat atau lapisan dasar khusus yang berguna untuk memudahkan proses pelapisan cat kuku selanjutnya. Setelah pelapisan pertama, kedua tangan akan ditaruh di bawah sebuah kotak kecil yang memancarkan lampu UV lebih kurang 90 detik. Pelapisan bisa dilakukan sampai tiga kali. Kalau ingin digambar atau ditambahkan permata atau yang lain bisa juga,” ujar Andree.

Jika proses pelapisan cat kuku sudah selesai, langkah terakhir yang dilakukan adalah pengaplikasian top coat yang berguna memproteksi kuku dan membuat lapisan kuku menjadi lebih berkilau.

Bagi Anda yang memiliki kuku kecil, bisa ditambahkan dengan kuku palsu.  “Kuku palsu ini akan dilem dengan lem khusus. Biasanya bertahan sampai dua minggu asal jangan terlalu sering terkena air panas,” sarannya.

Saat ini, kata dia, model yang paling banyak diminati adalah gliter gradasi. Menurutnya, model ini tidak akan pernah mati selalu saja akan tetap bertahan, walaupun ada tren baru. Di samping itu, walaupun simpel, tapi model gliter gradasi terkesan mewah. “Bagi yang mau merayakan Natal dan Tahun Baru, tampilan Anda akan lebih sempurna dengan nail art gel ini. Biasanya bisa bertahan sampai sebulan,” ujarnya.

Saat ini, Andree melayani jasa nail art ke rumah-rumah. Ia mulai bekerja mulai pukul 10 setelah usai mengurus anak sematang wayangnya yang berusia 1,5 tahun. Kreasinya ia pajang di akun facebook-nya,  sesuai namanya Andree Widiastuti.

Andree yakin, ke depan, bisnis nail art sangat menjanjikan karena sangat menunjang penampilan wanita. Ke depan, Andree ingin menambah pengetahuannya dengan kursus akrilik sehingga lebih banyak kreasi yang bisa ia hasilkan.  (Wirati Astiti).

Paling Populer

To Top