Buleleng

Sepuluh Tahun Nanti Pemuteran is the Best Destination in Bali

Untuk pertama kalinya, Buleleng menggelar Pemuteran Bay Festival sebagai bentuk komitmen pemerintah mempromosikan pariwisata di tengah lesunya pariwisata Bali. Sebelumnya festival yang sama juga pernah dilakukan hanya saja dengan nama Buleleng Bali Dive Festival (BBDF).

Pemuteran Bay Festival 2017 dibuka Menteri Pariwisata yang diwakili Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Drs. Putu Ngurah, M.M. ditandai dengan meniup seruling bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. di Tanjung Budaya Dalem Pemuteran Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Rabu (13/12).

Pada kesempatan itu hadir pula Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp. OG., Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Kadis Pariwisata Kabupaten Buleleng Ir Nyoman Sutrisna, M.M., vokalis Slank Akhadi Wira Satriaji (Kaka) dan praktisi pariwisata Desa Pemuteran Gusti Ngurah Prana.

Berbagai penghargaan yang sempat diraih Desa Pemuteran baik nasional maupun internasional menjadikan masyarakatnya semangat dalam melakukan konservasi lingkungan terutama terumbu karang. Festival yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Desember ini akan mengangkat Garuda sebagai maskotnya. Dipilihnya Garuda karena dalam kepercayaan Hindu Bali adalah kendaraan suci Dewa Wisnu sebagai dewa laut serta Garuda sebagai lambang negara Indonesia. Patung Garuda akan ditenggelamkan dengan melibatkan 50 penyelam dan masyarakat.

Bupati Buleleng mengatakan Pemuteran Bay Festival ini merupakan upaya yang dilakukan masyarakat bersama pemerintah, dengan biaya yang tidak terlalu banyak tapi luar biasa manfaatnya. “Masyarakat mendapatkan manfaat yang luar biasa dari festival ini, dan mereka sadar harus menjaga potensi yang ada di desa ini,”  tuturnya.

Ia juga mengatakan hal yang paling penting adalah msayarakat mengambil upaya-upaya terdepan untuk membantu daerahnya sendiri, agar berkembang sesuai dengan yang diarahkan pemerintah. Bupati mengatakan Desa Pemuteran mendapatkan pengakuan dunia di Madrid dan San Francisco “Saya yakin, sepuluh tahun ke depan Pemuteran is the best destination in Bali,“ tegasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Drs. Putu Ngurah, M.M., mengatakan Bali menjadi penyumbang devisa negara 40% dari pariwisata sehingga upaya pemerintah dalam pengembangan dan promosi pariwisata harus didukung. Bahkan dirinya berharap peran media untuk menyampaikan segala upaya promosi pemerintah seluas-luasnya. “Ini akan mendongkrak perekonomian secara nasional, Desa Pemuteran itu memiliki ciri khas dan juga mendapat pengakuan dunia sebagai pembudidaya terumbu karang yang tidak hanya di akui oleh Indonesia tapi dunia,” ungkapnya.

Kadis Pariwisata Kabupaten Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. yang juga Ketua Panitia Pemuteran Bay Festival melaporkan Pemuteran Bay Festival 2017 terselenggara atas inisiatif antara pemerintah Kabupaten Buleleng dengan masyarakat Desa Pemuteran, khususnya ikatan pelaku pariwisata Desa Pemuteran. Dirinya menambahkan festival akan dimeriahkan dengan berbagai acara di antaranya kegiatan yoga massal, fun fishing tournament, pameran serta stand kuliner khas Desa Pemuteran. (Wiwin Meliana)

To Top