Sosialita

Hobi yang Datangkan Uang

Sugi saat menemani tamunya berwisata

Pesatnya perkembangan teknologi membuat orang yang ingin berwisata menjadi lebih mudah. Mulai dari perencanaan hingga selama perjalanan bisa disiapkan lebih awal. Jika tak mau repot, pilihlah biro perjalanan untuk mengurusnya. Salah satu biro perjalanan yang siap memberi pelayanan yang disesuaikan dengan permintaan dan keinginan  konsumen adalah Kayu Gede Bali Tour Boutique Travel.

“Kami menyediakan paket perjalanan wisata berbagai destinasi. Paket wisata dalam dan luar negeri, paket wisata perorangan dan grup, Wedding Organizer dan Event Organizer, pelayanan  ticketing dan reservasi hotel yang didukung sistem dan tenaga profesional yang andal.  Kayu Gede Bali Tour Boutique Travel akan memanjakan Anda dengan program–program fleksibel sesuai keinginan Anda,” ujar  Ni Luh Gede Sugi Artini, owner Kayu Gede Bali.

Perempuan yang akrab disapa Sugi ini menuturkan menekuni usaha biro perjalanan sejak 2007 dengan bendera Permata Holiday Tour and Travel. Tahun 2010 ia melakukan perubahan nama menjadi Kayu Gede Bali Tour dengan standar Boutique Travel. “Kami memiliki keunggulan dalam hal kecepatan, ketepatan dan jaminan kualitas layanan karena kami memberikan pelayanan langsung dari awal perencanaan hingga saat perjalanan dengan penuh totalitas,” ungkapnya.

Kayu Gede Bali Tour Boutique Travel memiliki moto “Bersama Kami, Mari Rencanakan dan Sukseskan Perjalanan Anda”. Visi yang diusung, Memastikan Perjalanan Anda Mendapatkan Pelayanan yang Terbaik. Misinya antara lain membantu merencanakan perjalanan Anda, menjadi perusahaan penyedia paket perjalanan wisata yang berkualitas dan penuh totalitas, menjadi mitra strategis bagi perusahaan yang memerlukan pelayanan perjalanan, penyelenggaraan event dengan tenaga profesional dan andal.

“Kami sudah menemani konsumen ke lebih dari 30 negara dan kota-kota besar di Indonesia. Ada rombongan keluarga, ada juga rombongan perusahaan,” ujar perempuan kelahiran April 1979 ini.

Ia menuturkan sembari kuliah S1 Peternakan Unud dirinya bekerja di Hard Rock Hotel (2000-2004), di bagian sales marketing dan pernah mendapatkan Awarded Certificate has achieved 100 Sales in 2 weeks”.  Selanjutnya ia pindah ke Grand Mirage Hotel. Tamu-tamu yang biasa ia tangani ternyata selalu mengikuti kemana dia pindah. Dari situlah muncul ide untuk membuat biro perjalanan. Tahun 2008, Sugi resign dari Grand Mirage, dan fokus di biro perjalanan. Awalnya ia hanya menangani wisata domestik.

Tahun 2009 Sugi mulai menangani paket outbond ke luar negeri, seperti Perth dan Melbourne, Australia. Konsumen pertamanya, teman-teman kampus S2 Pariwisata Unud. Tahun 2010 Kayu Gede Bali merambah Beijing dan Hongkong. Tahun 2014, Kayu Gede Bali  kembali memandu keberangkatkan 66 mahasiswa S2 Unud ke Korea. Bagi Sugi dan Kayu Gede Bali, ini pertaruhan kredibilitas dan penuh perjuangan karena berhasil memenangkan biding dengan travel besar.

“Nama Kayu Gede Bali saya pilih karena filosofi kayu yang besar dan rindang memberi kenyamanan. Untuk boutique travel saya jadikan fokus karena saya langsung ikut menyusun rencana perjalanan bersama konsumen, menemani dari keberangkatan hingga kedatangan. Ada personal guarantee, ketika perlu mengambil keputusan cepat saat melakukan perjalanan,” tegasnya. (wah)

To Top