Kuliner

Cuci Bersih Makanan sebelum Dikonsumsi

Agusjaya Mataram

Debu vulkanik dari Gunung Agung menyebarnya cukup jauh tergantung dari arah dan kencang angin.  Apabila masyarakat menghisap debu tersebut kemungkinan akan terjadi gangguan pada saluran pernafasan (ISFA). Terpapar debu vulkanik dalam jumlah yang banyak pasti akan menyebabkan gangguan pada kesehatan.

“Apabila makanan atau minuman terpapar debu dan dikonsumsi dalam jumlah yang relatif banyak dan lama kemungkinan akan terjadi gangguan kesehatan,” ujar Dr. Ir. Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., dosen Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar.

Agusjaya memberikan beberapa tips untuk meminimalkan terjadinya gangguan kesehatan akibat abu vulkanik.

Pertama, bagi masyarakat atau para ibu yang berbelanja bahan makanan di pasar atau warung atau di sekitar  tempat tinggal atau tempat pengungsian yang kemungkinan terpapar debu vulkanik.

– Apabila membeli bahan makanan dan memasaknya di rumah agar dicuci dengan air mengalir sehingga debu yang mungkin menempel lepas secara sempurna dari bahan tersebut. Misalnya sayur kangkung/bayam, sawi, dll., sebelum di potong-potong dicuci dulu dengan air mengalir, baru kemudian dipotong sesuai kebutuhan.  Buah segar (pepaya, semangka, dll.) yang akan dikonsumsi sebaiknya dicuci dulu, baru kemudian dikupas dan diletakkan pada wadah yang tertutup.

– Setelah makanan masak agar disimpan dalam tempat atau wadah yang tertutup, misalnya disimpan di almari/rak tertutup atau ditutup dengan tudung saji atau plastik yang bersih.

– Semua peralatan makan yang akan digunakan untuk makan agar disimpan pada tempat yang tertutup atau pada saat mau dipakai dicuci kembali.

Kedua, untuk para pedagang bahan makanan atau makanan matang perlu juga menjaga kebersihan dagangannya, khususnya pada wilayah yang kemungkinan terpapar debu.

– Bahan makanan yang dijual agar ditutup sehingga kemungkinan terpapar debu dapat dihindari seminimal mungkin.

-Pedagang makanan matang juga sebaiknya menjaga paparan debu ini dengan menutup dagangannya.  Banyak pedagang baik di warung atau tempat terbuka agak sulit menutup dagangannya, namun pada situasi ini harus diupayakan agar makanan yang dijual tidak terpapar debu atau dicegah agar terpapar debu seminimal mungkin.

– Masyarakat yang membeli makanan matang hendaknya memperhatikan makanan yang mau dikonsumsi, agar tidak terlalu sering atau banyak terpapar debu.

– Pilih makanan yang ditempatkan pada rak yang tertutup atau makanan yang dibungkus, atau hindari makanan yang dijual secara terbuka. (Ngurah Budi)

To Top