Edukasi

Tekan Kematian Ibu Melahirkan Stikes Guna Bangsa Gelar Seminar Nasional Libatkan Stikes Buleleng

Penyerahan kenang-kenangan Stikes Guna Bangsa kepada Stikes Buleleng dalam Seminar Nasional

Dr. Ners I Made Sundayana, S.Kep., M.Si.

Melalui tema “Peran Bidan dan Perawat dalam Perspektif Siklus Kehidupan Kesehatan Ibu dan Anak Menuju SDG’s (Sustainable Developmen Goals)”, Stikes Buleleng bekerja sama dengan Stikes Guna Bangsa Yogyakarta menggelar seminar nasional di Aula Stikes Buleleng, Rabu, (22/11). Seminar dengan tiga narasumber, Dr. dr. H.M.A Ashari, SpOG., Dr. Hj. Gunarmi, S.KM.,M.Kes., (dosen Stikes Guna Bangsa) dan AA Sagung Anie Asmoro (Ketua KPPAD Bali) melibatkan seluruh mahasiswa-mahasiswi jurusan kebidanan dan keperawatan serta alumni Stikes Buleleng.

Anie Asmoro mengatakan perawat dan bidan memiliki peran dalam menekan angka kematian ibu dalam melahirkan. Di sisil lain, KPPAD yang memiliki tanggung jawab menjaga dan meindungi anak baik anak yang masih dalam kandungan sangat mendukung kegiatan seminar tersebut. “Sesuai dengan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali ada sekitar dua ibu meninggal setiap minggunya ketika melahirkan. Kami berharap bidan dan perawat bisa jadi penyelamat dari tingkat paling kecil yaitu desa dalam menekan angka kematian ibu melahirkan,” ucapnya.

Sementara itu, Dr. Hj. Gunarmi, S.KM.,M.Kes., pemilik dari Stikes Guna Bangsa mengatakan di Indonesia angka kematian terhadap ibu melahirkan semakin meningkat, program KB semakin menurun, dan jumlah pendidikan bidan menurun sedangkan kebutuhan bidan semakin banyak. Untuk mendukung program SDG’s para bidan dan perawat harus dibekali dengan kompetensi yang memadai. “Kalau pendidikannya tidak baik maka mereka tidak akan kompeten, kalau tidak kompeten maka pelayanannya tidak akan komperehensif sehingga SDG’s tidak akan tercapai,” ungkapnya.

Sebagai salah satu sekolah kesehatan terbaik di Yogyakarta, Stikes Guna Bangsa memilih Stikes Buleleng sebagai partner dalam memajukan pendidikan bidang kesehatan karena melihat perkembangan kampus kesehatan di Buleleng sangat signifikan. “Kami ingin memperkenalkan mahasiswa kami dari S2 Terapan Kebidanan untuk melihat kemajuan yang ada di Buleleng. Selain itu, kami juga melihat kelebihan dari Ketua Stikes Buleleng yang memiliki hubungan dengan berbagai relasi yang sangat bagus,” ujar Gunarmi.

Ketua Stikes Buleleng Dr. Ners I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., menyambut baik kerjasama yang dilakukan Stikes Guna Bangsa. Melalui seminar nasional ini , Sundayana berharap para bidan dan perawat yang akan terjun ke lapangan dapat menerapkan ilmu yang didapat sehingga dapat mengatasi segala permasalahan terkait dengan ibu melahirkan. “Mereka yang sangat dengan dekat segala permasalahan itu sehingga dengan adanya seminar ini dapat meningkatkan kompetensi mereka di lapangan,” pungkasnya.

Ketua panitia penyelenggaraan seminar nasional Ayu Purnami yang juga mahasiswi S2 Terapan Kebidanan di Stikes Guna Bangsa mengatakan dengan terselenggaranya kerja sama antara Stikes Buleleng dan Stikes Guna Bangsa dapat memacu institusi dan sekolah lain untuk melakukan seminar di tingkat nasional. (win)

To Top