Edukasi

Rajut Silaturahmi Alumni SMA Ngurah Rai Angkatan II Gelar Reuni Akbar

“Rajut Silaturahmi, Walau Fisik SMA Ngurah Rai Telah Tiada, Namun Semangat Para Alumninya Tetap Menyala Terangi Dunia”. Kalimat kutipan inilah yang menjadi “tagline” yang menyemangati para alumni SMA Ngurah Rai Singaraja Angkatan II (tahun lulus 1988)  menggelar acara reuni akbar Sabtu (25/11) di  Executive  Ballroom lantai 3 PPLP Pansophia Singaraja.

Menurut Gusti Ayu Suci Raini, sebagai inspirator reuni akbar, pemilihan tanggal 25 November sebagai puncak reuni bukan tanpa alasan. Pemilihan dan penetapan tanggal 25 November karena bertepatan dengan Hari Guru. “Dengan demikian semoga pemilihan tanggal ini sebagai perayaan dapat dimaknai sebagai bentuk penghormatan kami kepada Ibu-Bapak guru insan mulia yang pernah menyemai kebajikan di SMA Ngurah Rai kepada para muridnya,” ujar Ayu Suci yang kini menjabat Tim Nutrisi Rumah Sakit Prima Medika Denpasar.

Hal senada diungkapkan  Cening Suartana, yang didampingai Made Arsa, Nyoman Suardana, Putu Darma  dalam kapasitas sebagai Ketua Panitia dan Tim Koordinator Reuni Akbar. Reuni menjadi salah satu pilihan untuk menjaga tali silaturahmi ketika teman atau sahabat lama tidak berjumpa. “23 tahun tentu waktu yang terbilang sangat lama berpisah dan dipisahkan kesibukan serta karier masing-masing. Semoga dengan perayaan reuni kali ini  ke depan kami bisa lebih intens menjalin komunikasi, saling berbagi dan saling menyemangati  sehingga apa yang ditanamkan oleh para guru kami di masa lalu untuk senantiasa menjalin kekerabatan sebagai satu keluarga dapat kami realisasikan,” ujar mereka.

Dihadiri ratusan alumni dan beberapa mantan guru mereka, reuni akbar  benar-benar menjadi wahana saling melepas kangen layaknya keluarga yang lama tidak bersua. “Melihat  dan menyaksikan keguyuban kalian, saya merasa merinding dan  terharu  karena apa yang pernah saya semai sebagai living ethos agar kalian bisa menjadi keluarga kedua di SMA Ngurah Rai  ketika saya pimpin sekolah itu di masa lampau, kini di hari ini saya lihat mewujud menjadi realitas. Oleh karena itu saya sangat bangga kepada kalian semua, pun saya setuju dengan kalimat terpampang di depan Walau Fisik Sma Ngurah Rai Telah Tiada Namun Semangat Alumninya Tetap  Menyala Terangi Dunia. Sembari berharap dan berdoa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menuntun kalian semua sukses dalam kehidupan karir dan keluarga, dan terpenting  tetap gigih mempertontonkan semangat berbagi, sebagaimana pernah saya ucapkan di masa lalu kita tidak perlu tunggu kaya dulu  untuk berbagi. Marilah kita rajut kebersamaan ini dengan penuh syukur dan ikhlas, karena dalam banyak fenomena hidup saya jumpai bahwa syukur dan ikhlas menabur bergelimang makna bagi kehidupan kita,” ujar mantan  Kepala SMA Ngurah Rai Singaraja Prof. Dr. Made Yudana, M.Pd, yang kini  berkarir sebagai dosen di Undiksha dan direktur  di PPLP Pansophia Singaraja.

Pak Yud, demikian sapaan para mantan murid kepada Prof. Yudana, mengungkapkan rasa bangganya. “Karena  diantara alumni yang hadir dalam reuni kali ini banyak yang sudah sukses. Ada belasan diantara mereka yang berkarier sebagai anggota TNI dan puluhan yang berdinas di Kepolisian Republik Indonesia, ada 3 orang sebagai pemilik yayasan yang acapkali mengeksekusi dana dari berbagai hibah luar negeri  dan menyantuni  ratusan orang   anak negeri kurang mampu meneruskan pendidikan  di berbagai level dan jenis,  serta tidak kalah yang membuat saya merinding. Mereka para alumni ini memiliki social empathy yang sangat terpuji  karena mereka secara bergotong royong menghimpun dana untuk menolong rekannya sesama alumni yang kebetulan tertimpa sakit stroke.  Ini yang membuat saya  merinding dan sekaligus bangga,  walau mereka berasal dari anak-anak patah arang di masa lalu, namun kini mereka bangkit  dan teristimewanya  punya semangat berbagi,” ungkap Prof. Yud.

Acara reuni diakhiri dengan santap siang bersama sebagai mana layaknya keluarga besar sambil  menikmati  pembacaan puisi  yang ditampilkan secara spontan para alumnus. Mereka juga menyimak tarian joged bumbung dan alunan musik klasik yang mengundang kenangan. (win)

To Top