Griya

Nyaman dalam Konsep Natural Balinese

Relaksasi di spa untuk kebugaran tubuh kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini. Tak hanya menawarkan pelayanan prima dengan beragam teknik terapi, desain interior pun menjadi hal terpenting untuk mendukung suasana di spa.
Sebut saja Spa Bali yang berlokasi di Jalan Drupadi, Denpasar. Spa milik Ketut Mudani yang berdiri di atas lahan seluas 5 are ini mengambil konsep Natural Balinese.
Desainernya Arko Wiyono mengolah tampilan interior spa ini agar seolah-olah pengunjungnya berada di alam. Konsep natural diterjemahkan dengan pemilihan material dengan kesan alami yang kuat seperti kayu dan batu alam. Juga terlihat dari segi warna yang didominasi dengan warna krem dan cokelat yang bisa memberi suasana teduh. “Dinding menggunakan warna krem dan ada beberapa bidang juga ditempeli kayu. Lantai menggunakan keramik yang dipadukan dengan terakota untuk menguatkan kesan naturalnya,” jelas Arko.
Furnitur menggunakan material kayu dan dan beberapa sofa yang ditempatkan pada area lobi maupun terapi (pelayanan) mengambil warna dan model berbeda. “Ada sofa berwarna putih, cokelat muda, bahkan kursi berwarna merah pada area pelayanan tertentu, agar suasana tidak monoton,” jelasnya. Sementara untuk pemanis, si pemilik memberikan warna kuning muda pada bantalan sofa.
Konsep Balinese bisa terlihat pada fasad (tampak depan bangunan), yang menampilkan dekorasi ukiran pepatran dari batu alam. Dan tata letak bangunan khususnya di Bali, tentunya sudah disesuaikan dengan Fengshui atau istilah Balinya Asta Kosala kosali.
Secara keseluruhan, desain interior spa ini berhasil mendukung suasana tenang dan teduh untuk relaksasi, yang didukung juga dari aspek tata pencahayaan (lighting) yang diatur sedemikian rupa agar tercipta suasana hati pengunjung yang nyaman. (Inten Indrawati)

To Top