Bunda & Ananda

Album Dewi Gangga Tampilkan 19 Penyanyi Berbakat

Album Kompilasi Pop Bali Anak-Anak berjudul Dewi Gangga di-launching Senin, (6/11) di Ballroom Hotel Nikki, Denpasar. Sebanyak 19 anak-anak berbakat di jalur tarik suara menampilkan kemampuan terbaiknya dihadapan 1.000 undangan.
Album yang diproduksi Sagita Production tersebut melibatkan sejumlah tokoh di bidang musik, mulai dari akademisi, musisi, pencipta lagu, koreografer dan pengamat. I Made Sukalama, S.H., selaku koordinator menegaskan album kompilasi pop Bali anak-anak Dewi Gangga, penyanyinya merupakan anak-anak asuh Sanggar Musik dan Vokal Cressendo, Sukawati, Gianyar, pimpinan I Komang Darmayuda, S.Sn., M.Si. Proses penggarapan album yang menghabiskan waktu tak kurang dari setahun itu, juga mendapat dukungan penyanyi pop Bali legendaris Yong Sagita, pelatih vokal Gus Saka dan Adi Siput selaku koreografer.
“Kami bersyukur dalam perjalanan setahun ini album kompilasi pop Bali anak-anak Bali Kumara Generasi keempat ini rampung tepat waktu. Sukses ini berkat kerjasama yang baik, para orangtua dan tim kreatif,’’ kata I Made Sukalama.
Didampingi wakil ketua panitia dr. A.A. Ngr. Gede Dharmayuda, M.Kes., dirilisnya album ini semata-mata untuk memberi ruang dan kesempatan anak-anak yang berbakat di jalur tarik suara. Materi lagu yang dinyanyikan anak-anak di album kompilasi ini merupakan ciptaan Komang Darmayuda, Komang Raka, Lukita Wiweka dan Gus Saka. Penata musik dipercayakan kepada Dewa Sujana, Dek Artha, Wiwit Setyawan.
Pengambilan gambar untuk video klip, dilakukan di sejumlah tempat menarik dan bersejarah di seluruh Bali, menyesuaikan tema lagu. “erima kasih kami sampaikan kepada para sponsor yang telah mensupport launching album pop Bali anak-anak Dewi Gangga ini,’’ ujar Turah Dokter –begitu dia akrab disapa.
Album Dewi Gangga yang terdiri dari 2 keping DVD launching-nya diawali penampilan Nadia Nevita membawakan lagu berjudul Dewi Gangga ciptaan Gus Saka. Disusul Widya Darma dengan lagu I Raga I Lubdaka, Dini Saraswita Giri (Pura Besakih), Nanda Indira Dewi (Markandeya Bali Sudha), Nayika Putra (Desa Asri Lestari), Lovely Ava (Mepeed), Agung Bram (Jiwa Ksatria), Ayu Dyan (Sang Hyang Candra), Putri Bawantari (Eling Ring Raga), Riescha Ishwara (Metilesang Raga), Tujung Teja (Tunjung Biru), Intan Laksmi (Nguni Glatik), Agung Indira ( Lembu Nandini), Wisty Parwati ( Pulau Menjangan), Delon Prayoga ( Sandikala), Mawar KD (Ida Bethara Mas Melanting), Ari Viveka (Darma Laksana), Ari Wibawa (Lawar Galungan) dan Mirah Paramitha akan menutupnya lewat lagu ciptaan Lukita Wiweka berjudul Peteng Tanpa Sundih.
Komang Darmayuda pimpinan Sanggar Vokal dan Musik Cressendo mengaku terharu dengan semangat dan kerja keras para orangtua, yang menyiapkan wadah bagi putra-putrinya untuk berkreasi di jalur seni olah vokal. “Bicara soal pendidikan tak cukup hanya akademis. Anak-anak perlu sentuhan seni, yang membuat mereka peka dan menumbuhkan rasa percaya dirinya,’’ imbuh alumnus Jurusan Musik ISI Yogyakarta.

Tujung Teja si Tunjung Biru”

Salah seorang penyanyi dalam Album Kompilasi Pop Bali Anak-Anak “Dewi Gangga” adalah Tujung Teja. Pemilik nama lengkap Anak Agung Sagung Istri Agung Teja Antari ini mengisahkan awak ketertarikannya di dunia olah vokal. “Waktu itu tahun 2015 kami mengadakan syukuran kelulusan Magister Sarjana Ajik di rumah. Kami bertiga saudara bernyanyi solo. Dari situ menurut Ajik dan Ibu, karakter vokal Tujung terlihat yang paling bagus dan menonjol,” ujar siswi kelas IV A SD Saraswati 6 Denpasar ini.
Tuniyang (nenek) yang juga seorang guru vokal, kemudian mulai ngajarin Tujung menyanyi dirumah dengan latihan setiap ada kesempatan. Akhirnya Tujung mulai mencoba keberuntungan saat lomba menyanyi di salah satu sekolah swasta di Denpasar. Waktu itu Tujung membawakan lagu pop anak nasional. Walaupun belum mendapatkan juara, tapi itu menjadi sebuah titik awal bagi Tujung memasuki dunia tarik suara yang saat itu baru duduk di kelas 2 SD.
Kemudian Tujung mulai rajin mengikuti lomba-lomba menyanyi sampai saat ini, sampai akhirnya bisa mengeluarkan album bersama Bali Kumara Generasi keempat tahun 2017. Untuk mengasah bakat vokalnya, Tujung terus mengikuti segala event lomba menyanyi hampir setiap minggu. Baik yang diadakan oleh sanggar, swasta maupun oleh pemerintah. Tujung pun dicarikan beberapa guru private ke rumah yang secara tekun mengajarinya menyanyi.

Tahun 2017, Tujung Teja mulai bergabung di Sanggar Cressendo pimpinan Bapak Komang Darmayuda di Sukawati untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bagus. Setiap hari minggu Tujung latihan disana, yang akhirnya juga Tujung ikut dalam personil untuk penggarapan Album Bali Kumara yang ke- 4. Bersama 18 anak lainnya, Tujung mulai latihan untuk penggarapan album di sanggar. “Tujung kemudian dilatih vokal khusus oleh Kakak Saka yang sangat pintar dan sabar sekali ngajarin Tujung. Tujung jadi selalu semangat jika diajarin sama Kakak Saka. Karena lagunya baru dan Tujung belum tahu, jadi Beliaulah yang selalu sabar nuntun Tujung biar sukses di album ini,” kisah putri bungsu dari dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda, M.Kes dan Anak Agung Sagung Mas Indrayuni, S.Sos.
Pengerjaan album ini dari awal sampai akhirnya video klip tuntas dan di launching 6 November 2017 tersebut dijalani Tujung hampir 7 bulan, yang merupakan almbum perdananya.
Bergabung dalam Album Bali Kumara Generasi 4 ini dikatakannya sangat menyenangkan. “Tujung punya banyak teman dan bisa lihat klip Tujung setiap saat, pokoknya senang sekali,” ucapnya.
Saat launching seluruh saudara, teman dan guru Tujung juga hadir, yang menambah rasa bahagianya atas semua dukungan dari mereka. “Terutama Ajik, Ibu, Tuniyang, Kakak Tujung Ngurah dan Kakak Turah Agung serta semua teman-teman, guru sekolah dan guru vokal Tujung yaitu Kakak Saka, Kakak Bella, Pak Komang Raka yang sudah buatin Tujung lagu, Kakak Dek Arta yang buatin musik rekaman Tujung, Pak Yong Sagita yang buatin Tujung video klip, Tiara salon yang sudah buatin Tujung kostum dan riasnya, Kakak Adi Siput yang sabar ngajarin koreo Tujung serta yang paling Tujung ucapkan terimaksih adalah Bapak Komang Darmayuda selaku pimpinan Sanggar Cressendo yang sudah memberikan Tujung kesempatan dan tuntunan untuk ikut dalam album ini. Dan seluruh teman-teman di Bali Kumara Generasi 4 Tujung juga ucapkan banyak terimakasih atas dukungannya,” paparnya.

Ke depannya, Tujung berkomitmen untuk terus belajar dan lebih serius lagi dalam berlatih vokal agar lebih bagus nantinya, dan berharap bisa lebih baik serta ada kesempatan lagi untuk berkarya dalam album-album berikutnya.
“Kami selaku orang tua sangat mendukung semua anak-anak kami dalam berkesenian. Kakak nya Tujung Teja ada yang suka menari dan juga ada yang suka main musik. Sementara Tujung Teja kelihatan bakatnya di nyanyi. Dari situlah kami dengan Tuniyangnya mencoba mulai mengasah vokalnya di rumah dan kemudian mulai mengasah vokalnya ke guru yang lain seperti Miss Yuni, Bella, Pak Alit dan juga Tugus Saka dari sanggar Cressendo Sukawati. Kami selaku orang tua selalu mendukung segala kegiatan di bidang vokalnya dan dengan tidak melupakan bidang akademik di sekolah tentunya,” ujar ajik (ayah), Turah dokter.
Sebagai orangtua, ia dan istri tidak terlalu memaksa Tujung agar berprestasi. Mereka hanya tetap mendukung agar Tujung Teja punya skill di bidang seni. Hal ini agar Tujung tidak beban dalam menjalani bakat vokalnya. “Kami tidak pernah menuntut Tujung agar selalu mendapatkan juara dalam lomba. Yang pentingTujung tetap semangat,” ujarnya.
Memang terkadang muncul rasa bosan latihannya, dan itu biarkan saja dulu. Sampai moodnya bagus, baru kemudian Tujung diarahkan kembali. Dunia anak kami tetap ia berikan kepada putrinya yang bercita-cita menjadi dokter itu. “Bermain dan bersedagurau adalah salah satu bumbu yang baik untuk memupuk kemampuannya dalam bernyanyi. Emosi dan karakternya akan tetap terjaga karena tidak kami berikan beban dalam mengasah skill vokalnya. Intinya biarkan si anak mengalir seperti air sesuai usianya. Kita sebagai orangtua tetap tekun, sabar dalam memantau dan mengarahkan sesuai bakat yang dimiliki si anak,” tandas Turah dokter. (Inten Indrawati)

To Top