Sosialita

Bangun Pasar Jadi Destinasi Wisata

Peresmian Pasar Beraban

Pasar tradisional yang dikenal kotor, jorok dan becek, juga menjadi pemikiran Bupati Eka Wiryastuti. Belajar dari pasar tradisional di Thailand, ia “menyulap” pasar-pasar di Tabanan berubah menjadi destinasi wisata baru.
Hal pertama yang dilakukan menata pasar Beraban yang dekat dengan daerah wisata Tanah Lot. Menurut Eka, masyarakat Desa Beraban sangat menyambut baik ide tersebut dan mereka bergotong royong siap membangun. “Pasar Beraban ini, terisi 70% masyarakat lokal dan 30 % masyarakat luar. Pengaturannya bagus, di bagian bawah urusan sajen, buah, dan sayur. Ikan dan daging ada di bagian los belakang. Di lantai atas alat-alat persembahyangan seperti toko bokor dll. Pasar ini dibuat de­ngan sistem hanggar, tujuannya agar sirkulasi udara bagus dan tidak panas, senyaman supermarket tapi pasar tradisional, pasarnya terang, bersih, dan tidak panas. Drainase sudah diatur dan pembuangan limbah bagus,” kata Eka.
Eka Wiryastuti bangga karena video peresmian pasar ini sudah ditonton Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati ­Soe­karnoputri. “Sebenarnya ini seruan Ibu Megawati agar meniru pasar tradisional Thailand. Saya langsung membuat konsepnya, meniru pasar tradisional di Thailand tapi tetap mengusung unsur Bali,” jelas Eka. Ia menegaskan, kalau kita ada niat mau, sebenarnya bisa kok menyulap pasar menjadi destinasi wisata baru. Rencana kedepan, ia juga akan menata pasar Perean, pasar Senga­nan, dll. Memang ia sengaja mencari pasar-pasar yang dekat dengan pusat wisata, tujuannya, untuk mengenalkan di samping untuk tujuan wisata baru. (ast)

To Top