Griya

Soft Opening The Alantara Sanur

ketua PHRI Bali, Cokorda Artha Ardana Sukawati saat membuka Soft Opening The Alantara sanur didampingi Made Dapir

Kini hadir satu hotel baru di kawasan Sanur, dengan nama, The Alantara Sanur, yang memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang berlibur ke Bali. Dengan luas hotel 5 ribu meter persegi menawarkan suasana yang berbeda. Ini terlihat dari konsep dinding hotel yang sengaja dibuat dari terakota khas Pejaten Tabanan. Selain itu, ada juga Bale Kambang seperti di Kertagosa Klungkung. “Alantara sendiri berarti surga, yang dimaknai agar tamu yang menginap di hotel tersebut merasakan keindahan surgawi dan kesempurnaan sehingga mereka merasa benar-benar nyaman dan betah,” kata Made Dapir, pemilik hotel di sela-sela soft opeing hotel Sabtu ( 28/10).
Pemilik kontraktor Tunas Jaya Sanur ini menambahkan, sejak dulu sudah terbiasa mengerjakan proyek hotel. Saat ini, ia berkeinginan untuk membuat hotel sendiri. Untuk merealisasikan idenya itu, ia mengandeng arstitek khusus yang namanya sudah terkenal di lokal dan internasional.
Dengan kehadiran The Alantara Sanur, ia berharap, hotel baru ini bukan sebagai pesaing, namun, merupakan sharing partner bersama-sama untuk mengembangkan bisnis pariwisata di Bali.
Direktur Pramana, I Nyoman Sudirga Yusa, CHA, selaku pengelola The Alantara Sanur mengatakan, hotel ini menyediakan 28 kamar (deluxe room), 10 kamar suites dan 4 villa. Ia menambahkan, pihaknya juga menyediakan penjemputan dan pengantaran tamu dari Bandara Ngurah Rai termasuk juga melakukan layanan ke pantai Sanur.
Semnetara itu, ketua PHRI Bali, Cokorda Artha Ardana Sukawati yang membuka acara soft opening tersebut, menyambut baik dengan hadirnya The Alantara Sanur “Saya sangat mendukung pembangunan hotel ini, terleibih konsepnya dibangun dengan budaya Bali. Tentu ini merupakan daya tarik wisatawan untuk menginap di hotel ini, sekaligus semakin banyak tamu yang datang ke sanur,” ucapnya. ( Wirati Astiti)

To Top