Griya

Pilih Model Klasik atau Minimalis

Tak berbeda dengan rumah maupun furnitur, pintu gerbang dan pagar dari material besi pun bisa dibuat bergaya klasik atau minimalis. Pilihan ini tentunya disesuaikan dengan gaya rumah. Meski kini lebih banyak konsumen memilih model minimalis dengan alasan simpel, namun ada juga yang masih menyukai gaya klasik. “Model pintu lengkung-lengkung itu sering disebut wrought iron. Walau tidak seramai dulu, model ini masih diminati kalangan tertentu pecinta rumah-rumah bergaya klasik. Untuk terali, masih banyak yang pakai wrought iron,” ujar I Gusti Ngurah Nyoman Gunaya (44).
Di bawah bendera “Guna Karya Creative”, Ngurah Nyoman mengerjakan berbagai model pintu, kanopi, terali, dll., yang berbahan baku besi. Ia menuturkan, urusan las-mengelas ini sudah dilakoninya sejak tahun 1995. Waktu itu ia bekerja di sebuah perusahaan handicraft yang mengerjakan tatakan lilin yang sedang trend saat itu. Berbekal keterampilan mengelas ini, kemudian di tahun 2000 Ngurah Nyoman mulai mandiri.
Model wrought iron, dikatakannya sempat booming di tahun 2004. Wrought iron merupakan besi tempa yang dibuat dengan berbagai macam bentuk sebagai aksesori pintu atau pagar rumah. Wrought iron membuat pintu atau pagar memiliki kesan antik serta mewah seperti pintu-pintu zaman dulu.
Diakuinya, proses pembuatan pintu gerbang atau pagar besi wrought iron ini agak lebih rumit dan memakan waktu lebih lama jika dibandingkan dengan pintu gerbang atau pagar besi biasa (minimalis). Pemasangan bahan wrought iron ini membutuhkan ketelitian dan kerapian supaya pintu atau pagar yang dihasilkan menjadi sempurna. Karena itu, harganya pun bisa berlipat-lipat lebih mahal daripada model biasa.
Untuk membuat sebuah model pintu, banyak ragam jenis besi yang bisa dipakai sesuai dengan budget konsumen. Salah satunya, besi hollow yang saat ini banyak dipakai konsumen. Besi ini berbentuk kotak dengan beragam ukuran. “Seperti pintu ini menggunakan besi hollow 4×4, 4×6, dan 2×4,” ujar Ngurah Nyoman sembari menunjuk pintu kori yang baru saja selesai digarapnya.
Meski mengambil bentuk global pintu Bali, pintu yang difinishing cat hitam tersebut dikatakannya bergaya minimalis. Prosesnya pengerjaannya, besi dipotong sesuai pola atau bentuk yang diinginkan, dilas, digerinda halus, didempul, diamplas, dan difinishing. (Inten Indrawati)

To Top