Edukasi

Dua Sekolah Wakili Buleleng Lomba PKTP

Pinilaian Lomba PKTP dipusatkan di SDN 3 Banjar Jawa Kecamatan Buleleng

Kanker menjadi salah satu penyakit mematikan yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Berdasarkan data WHO hanya 5-10% saja kanker disebabkan oleh faktor keturunan, selebihnya disebabkan oleh gaya hidup, pola makan, dan konsumsi minuman keras atau merokok, kegemukan dan kurang olahraga. Permasalahan kanker berikutnya kebanyakan penderita kanker datang dalam keadaan terlambat. Keterlambatan disebabkan karena biaya pengobatan yang tinggi, pengertian dan kesadaran akan kanker masih kurang, informasi yang salah, serta adanya rasa takut untuk memeriksakan diri. Keterlambatan juga disebabkan dari tenaga medis akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam penatalaksanaan medis serta tidak memiliki jejaring kerja yang memadai. Keterlambatan juga dapat disebabkan karena keterlambatan rumah sakit akibat fasilitas pelayanan yang belum memenuhi standar.
Guna memberikan pemahaman dan cara pencegahan sejak dini terhadap bahaya kanker, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Banjar Jawa dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Banjar menjadi duta Kabupaten Buleleng dalam ajang lomba Pelaksanaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Provinsi Bali tahun 2017. SDN 3 Banjar Jawa dan SMPN 3 Seririt dinilai tim penilai Provinsi Bali, Kamis (19/10). Pinilaian Lomba PKTP ini dipusatkan di SDN 3 Banjar Jawa Kecamatan Buleleng. Kedatangan Tim Penilai Provinsi Bali yang dipimpin wakil ketua PKTP Provinsi Bali Cokorda Gede Dharmayuda ini dimeriahkan, pertunjukan dari Polisi cilik, yel-yel dan senam Otak yang dipertunjukan oleh siswa SDN 3 Banjar Jawa.
Tim Penilai Provinsi disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. I Gusti Nyoman Mahapramana yang mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST., dan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Buleleng Ny. Aries Suradnyana. Dalam kesempatan itu hadir pula Camat se-Kabupaten Buleleng, dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng.
Sementara itu, Ketua YKI Cabang Buleleng Ny. Aries Suradnyana dalam laporannya mengatakan, YKI telah melakukan pembinaan PKTP disekolah untuk meningkatkan hasil capaian kegiatan dan melengkapi administrasi sebanyak 2 kali pada bulan Juli dan Agustus 2017. Aries Suradnyana menambahkan, YKI sudah melakukan tugasnya dalam pencegahan kanker. “YKI telah melakukan Deteksi dini kankaer leher rahim, kanker payudara dan memberikan Vaksin HPV kepada siswa-siswi SD,SMP dan SMA secara bertahap,” ungkapnya
Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. I Gusti Nyoman Mahapramana mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan lomba PKTP ini. Selanjutnya dalam sambutan tersebut dikatakan, Pemkab Buleleng telah memberikan komitmen dan dukungan terhadap pelaksanaan PKTP. Hal ini tercermin dengan dikeluarkannya SK Bupati Buleleng untuk pembentukan tim PKTP Kabupaten Buleleng tahun 2017, dan terbentuknya pengurus YKI Cabang Buleleng periode 2012-2017. Pemkab Buleleng juga telah menetapkan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Sementara dalam sambutan Ketua Tim Penilai yang dibacakan oleh wakil ketua PKTP Provinsi Bali Cokorda Gede Dharmayuda mengatakan, dengan adanya lomba PKTP ini bukan hanya sekedar kegiatan akan tetapi kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Supaya pemahaman akan bahaya kanker betul-betul dipahami pencegahan sejak dini serta menginfomasikan ke masyarakat pada umumnya sehingga timbul kesadaran diri untuk menjaga dan menerapkan pola hidup sehat. ( Wiwin Meliana)

To Top