Pelesir

Perpaduan Sentuhan Etnik Tradisional Jawa dan Modern

Hiburan tradisional Jawa di lobi hotel Aston Solo

Solo merupakan salah satu kota tujuan wisata budaya dan kuliner. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Solo menjadi peluang bagi penyedia jasa akomodasi. Diantara banyak hotel, Aston Solo patut dijadikan pilihan.
Berdiri megah mengusung konsep sentuhan etnik tradisional Jawa dipadu sentuhan modern dan berlokasi strategis di pusat destinasi wisata, bisnis maupun perbelanjaan. Aston Solo Hotel hadir di Kota Solo sebagai hotel berbintang 4. Hotel ini menawarkan beragam fasilitas yang ideal dan lengkap untuk melakukan perjalanan bisnis maupun menghabiskan waktu untuk sekadar liburan bersama keluarga maupun kerabat di kota batik ini.
“Aston Solo Hotel terletak strategis berlokasi di pusat distrik Kota Solo yaitu di jalan raya Brigjend Slamet Riyadi yang merupakan akses langsung menuju pusat kota, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, serta objek wisata terkenal di Kota Solo seperti Kampoeng Batik Laweyan, Keraton Kasunanan, Mangkunegaran, Triwindu Antik Market dan hanya memerlukan 15 menit dari dan ke Bandara Internasional Adi Sumamo,” jelas M. Nasir Mattusin, GM Aston Solo Hotel yang didampingi Virginia Anggistania, Public Relations Officer Aston Solo Hotel.
Hotel yang memiliki 168 kamar ini menyediakan layanan antar jemput secara gratis bagi para tamu yang berangkat ke Bandara Adi Sumarmo atau Stasiun Kereta Api Solo Balapan. Restoran yang berada di lantai 6 memiliki pemandangan Kota Solo dan berdampingan dengan kolam renang. (Ngurah Budi)

To Top